- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Sempat Dibuka Merah, IHSG Balik Arah ke Zona Hijau dengan 329 Saham Menguat
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di level 5.899,27 pada perdagangan Kamis (11/6/2026) dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 5.926,34. Sementara itu, level terendah tercatat di 5.898,34.
Penguatan indeks ditopang oleh dominasi saham yang bergerak naik. Tercatat sebanyak 329 saham menguat, sementara 132 saham melemah dan 198 saham bergerak stagnan.
Aktivitas perdagangan juga terpantau cukup ramai dengan volume transaksi mencapai 1,02 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp643,20 miliar dari 86.199 kali transaksi.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal perdagangan tercatat mencapai Rp10.421,84 triliun
Senior Technical AnalystMirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, mengatakan secara teknikal, pergerakan IHSG berhasil membentu pullback dengan baik dari “wave (v)/5/A” dan membentuk pola three outside up candlestick pattern. Di sisi lain, indikator Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, didukung kenaikan volume.
"Para pelaku pasar merespons positif hasil pertemuan strategis antara DPR, Himbara, BPJS, dan asuransi BUMN terkait komitmen penguatan pasar melalui aksi buyback saham," kata Nafan dalam analisanya.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham Hari Ini
Baca Juga: Meski Asing Net Sell Rp3,1 Triliun, IHSG Tetap Ngebut Level 5.900
Pertemuan tersebut, sukses memicu rebound IHSG sebesar +2,70% pada penutupan perdagangan Rabu kemarin. Selain itu, upaya Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga SRBI serta penguatan imbal hasil SBN dinilai mulai efektif menarik capital inflow guna menstabilkan nilai tukar rupiah di mana pada saat ini mengalami penguatan 0,63% di level Rp17.944 per USD.
"Saat ini, para pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data penjualan ritel periode April 2026. Data ini krusial sebagai indikator awal untuk mengukur kekuatan daya beli masyarakat serta laju konsumsi domestik," ungkap dia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: