Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,3% pada perdagangan sebelumnya di tengah aksi jual investor asing yang mencapai sekitar Rp712 miliar di seluruh pasar.
Berdasarkan riset BNI Sekuritas, tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham BBCA, TPIA, ASII, BBRI, dan DSSA. Kondisi tersebut membuat pergerakan IHSG masih dibayangi potensi koreksi dalam jangka pendek.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman menilai IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan apabila menembus level support di kisaran 6.300 pada perdagangan Jumat (24/7/2026).
"Untuk area 6.270-6.300 diperkirakan menjadi level penopang (support), sedangkan 6.350-6.380 menjadi area resistensi yang perlu diperhatikan pelaku pasar," kata dia dalam riset hariannya.
Di tengah kondisi tersebut, BNI Sekuritas merekomendasikan enam saham yang dapat dicermati investor pada perdagangan hari ini, yakni PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Petrosea Tbk (PTRO), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP).
Untuk AKRA, rekomendasi yang diberikan adalah buy on weakness pada area 1.385-1.400, dengan batas cut loss di bawah 1.350 dan target jangka pendek di kisaran 1.440-1.460.
Sementara itu, LSIP juga direkomendasikan buy on weakness pada level 1.345–1.375, dengan cut loss di bawah 1.345 dan target harga 1.420-1.455.
Untuk AMMN, BNI Sekuritas memberikan rekomendasi speculative buy pada area 4.160-4.200, dengan batas cut loss di bawah 4.120 serta target jangka pendek 4.280-4.340.
Baca Juga: IHSG Tertekan Harga Minyak Sepanjang Perdagangan
Baca Juga: IHSG Anjlok Lebih dari 1% di Awal Perdagangan, Sentimen Global Tekan Pasar
Adapun BRMS direkomendasikan buy on weakness di kisaran 585-595, dengan cut loss di bawah 575 dan target harga 620-630.
Saham PTRO mendapat rekomendasi speculative buy pada area 4.860-4.900, dengan cut loss di bawah 4.850 dan target 4.960-5.050.
Sedangkan untuk INTP, rekomendasi yang diberikan adalah speculative buy pada level 4.620-4.630, dengan batas cut loss di bawah 4.600 dan target harga 4.650-4.670.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: