Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Prabowo dan Misteri Angka 8 Dibuka di Hadapan Para Pengusaha, Ada Apa?

        Prabowo dan Misteri Angka 8 Dibuka di Hadapan Para Pengusaha, Ada Apa? Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto secara membuka Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, pada Rabu (10/6/2026).

        Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa semangat nasionalisme yang menjadi landasan lahirnya HIPMI merupakan faktor utama penentu kemajuan ekonomi bangsa.

        Presiden Prabowo menilai HIPMI memiliki peran yang sangat vital bagi masa depan Indonesia. Menurutnya, bahkan negara-negara penganut sistem kapitalisme sekalipun mengakui bahwa kemajuan ekonomi tidak dapat dipisahkan dari rasa cinta tanah air.

        "Tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme, sudah tidak ada. Bahkan, mbah-mbahnya kapitalisme, guru-guru kapitalisme sekalipun mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi hanya bisa datang dengan nasionalisme," ujar Presiden Prabowo.

        Di sela-sela arahannya, suasana Munas mendadak cair ketika Presiden Prabowo melontarkan candaan mengenai kedekatan personalnya dengan organisasi tersebut. Hubungan panjang yang terjalin dengan para senior dan kader HIPMI membuat dirinya merasa sangat hafal dengan karakter para anggotanya.

        "Makanya bener-bener sepertinya saya sama HIPMI agak cocok begitu dari dulu. Karena saya kenal tokoh-tokohnya, kelakuannya juga sudah saya tahu. Jadi jangan macam-macam, saya sudah tahu kelakuannya, gelagatnya pun sudah saya tahu," kelakar Presiden yang langsung disambut gelak tawa para peserta.

        Tak hanya itu, momen spontan lain yang mencuri perhatian warganet di media sosial adalah ketika Presiden salah melakukan perhitungan matematika saat menyinggung tanggal pelaksanaan acara. Ia sempat keliru menyebut angka 10 ditambah 6 menjadi 17.

        Menyadari kekeliruannya, Presiden Prabowo langsung mengoreksi hitungan tersebut di atas panggung. Ia menjabarkan kembali bahwa angka 1 ditambah 6 menghasilkan 7, lalu 7 ditambah 10 menjadi 17, hingga akhirnya mengaitkan angka 1 dan 7 menjadi angka 8 angka yang selama ini identik dengan dirinya. "1 ditambah 7 sama dengan 8, makanya angka 8 selalu melekat sama saya," kata Prabowo dan momen jenaka tersebut sontak kembali mengundang tawa riuh dari seluruh peserta Munas.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: