Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Refly Harun: Publik Mati Rasa Cinta ke Prabowo Gara-Gara Gibran

        Refly Harun: Publik Mati Rasa Cinta ke Prabowo Gara-Gara Gibran Kredit Foto: BPMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat politik Refly Harun menilai salah satu alasan berkurangnya simpati masyarakat terhadap Presiden Prabowo Subianto adalah karena keberadaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

        Menurut Refly, keputusan Prabowo menggandeng Gibran sebagai calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2024 membuat sebagian publik kecewa. 

        Langkah tersebut dinilai lebih karena faktor politik, yakni untuk mendapatkan dukungan dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang saat itu masih menjabat.

        "Jadi orang kemudian mati rasa cintanya atau mati jalan untuk mencintai ketika Prabowo menggandeng Gibran Rakabumi Raka," ucap Refly dalam kanal YouTube Refly Harun, Kamis (11/6).

        "Why Gibran? Apakah karena dia sophisticated leader sudah proven? No. Karena dia adalah putra Jokowi yang bisa menggerakkan state aparatus, state financial resources, dan state facilities untuk memenangkan pemilu," imbuhnya.

        Sebagai informasi, pada Pilpres 2024, pasangan Prabowo-Gibran iusung oleh koalisi besar bernama Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari gabungan partai politik parlemen (yang memiliki kursi di DPR RI periode 2019–2024) serta beberapa partai nonparlemen.

        Partai Parlemen:

        - Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya)

        - Partai Golkar (Golongan Karya)

        - PAN (Partai Amanat Nasional)

        - Partai Demokrat

        Baca Juga: Refly Harun: Silmy Karim Bukan Orang Buruk

        Partai Nonparlemen:

        - PSI (Partai Solidaritas Indonesia)

        - Partai Bulan Bintang (PBB)

        - Partai Gelora (Gelombang Rakyat Indonesia)

        - Partai Garuda (Garda Republik Indonesia)

        - Partai Prima (Partai Rakyat Adil Makmur — bertindak sebagai partai pendukung)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: