Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Presiden Iran sebut Ancaman Trump Tanda Kalau Sudah Putus Asa

        Presiden Iran sebut Ancaman Trump Tanda Kalau Sudah Putus Asa Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan bahwa ancaman Amerika Serikat (AS) untuk menyerang infrastruktur penting negaranya adalah bentuk keputusasaan.

        Pezeshkian menyebut gertakan tersebut tidak akan menggoyahkan keteguhan tekad serta solidaritas nasional bangsa Iran.

        Pernyataan keras tersebut disampaikan sebagai respons langsung atas ancaman Presiden AS, Donald Trump, yang berniat meluncurkan serangan baru ke fasilitas publik Iran karena dinilai mengulur waktu dalam negosiasi kesepakatan bilateral.

        "Infrastruktur vital merupakan denyut nadi kehidupan rakyat. Mengancam untuk menyasar infrastruktur, mulai dari jaringan transportasi hingga industri listrik dan air, bukanlah unjuk kekuatan, melainkan tanda keputusasaan dalam menghadapi keteguhan sebuah bangsa," tulis Pezeshkian melalui akun media sosial X miliknya, Rabu (10/6/2026).

        Sebelumnya Trump menyatakan melalui platform Truth Social bahwa Iran "terlalu lama dalam menegosiasikan kesepakatan" dan kini "harus menanggung akibatnya".

        Dalam wawancara telepon yang dikutip Fox News, Trump secara spesifik mengisyaratkan kesiapannya untuk memerintahkan penghancuran jembatan dan pembangkit listrik di Iran.

        "Saya mungkin akan terus melanjutkan (serangan). Mereka punya kesempatan untuk menandatangani kesepakatan dan bertahan hidup," ancam Trump.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: