Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Pemain dan Staf Jadi Stress,' Cara Terbaru Amerika Jegal Perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia 2026

        'Pemain dan Staf Jadi Stress,' Cara Terbaru Amerika Jegal Perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Timnas Iran mengungkap cara baru yang dinilai menambah tekanan mental mereka di Piala Dunia 2026. Setelah sebelumnya dipusingkan persoalan visa, skuad berjuluk Team Melli itu kini harus menghadapi keputusan mendadak untuk meninggalkan Amerika Serikat (AS) beberapa jam setelah menjalani laga pembuka.

        Keputusan tersebut membuat para pemain, staf pelatih, dan ofisial berada dalam kondisi tertekan. Penyerang Andalan Iran, Mehdi Taremi bahkan menyebut situasi yang mereka hadapi sebagai sebuah "bencana".

        Baca Juga: Basket Kalahkan Demam Piala Dunia 2026: Warga Amerika Pilih Nonton Knicks Ketimbang Sepak Bola

        "Ini mendatangkan banyak stres bagi para pemain, staf, dan semua orang," kata Taremi, dikutip Rabu (17/6).

        Menurut Taremi, para pemain baru mengetahui bahwa mereka harus meninggalkan AS pada hari pertandingan berlangsung. Padahal, sebelumnya tim mendapat informasi bahwa mereka diperbolehkan bertahan hingga Selasa siang untuk menjalani proses pemulihan setelah laga melawan Selandia Baru.

        Keputusan mendadak tersebut dinilai mengganggu fokus dan konsentrasi pemain di tengah turnamen.

        Taremi mengatakan rentetan persoalan yang dialami Iran sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan sebelum Piala Dunia dimulai.

        Persoalan visa, perpindahan kamp pelatihan secara mendadak dari Arizona ke Meksiko, hingga keterbatasan staf pendukung akibat dokumen perjalanan yang terlambat diterbitkan membuat tekanan mental pemain semakin berat.

        "Kami tidak memiliki dukungan itu, dan saya pikir FIFA harus membantu kami lebih dari ini," ujarnya.

        Situasi tersebut bahkan menarik perhatian Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang dikabarkan sempat mendatangi ruang ganti Iran untuk membahas permasalahan yang mereka alami.

        Meski demikian, Taremi menyadari persoalan yang dihadapi timnya jauh lebih kompleks karena berkaitan dengan faktor di luar sepak bola.

        "Dia ingin mencoba membantu kami, tetapi ini juga berkaitan dengan hal-hal lain," ujarnya.

        Di tengah tekanan tersebut, Iran tetap mampu mengamankan hasil imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Los Angeles.

        Baca Juga: 'Langka di Partai Itu,' Politikus Sekaliber Jokowi Diklaim Akan Sulit Didapatkan Lagi PDIP

        Namun, alih-alih menikmati waktu pemulihan, skuad Iran justru harus kembali menghadapi ketidakpastian logistik yang menurut mereka menjadi sumber stres baru selama Piala Dunia 2026 berlangsung.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: