Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Respons PDIP Usai Dituding Dalangi Aksi Demo Mahasiswa

        Respons PDIP Usai Dituding Dalangi Aksi Demo Mahasiswa Kredit Foto: Andi Hidayat
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gelombang demonstrasi mahasiswa yang belakangan terjadi di sejumlah daerah kembali memunculkan berbagai spekulasi politik. Salah satu yang mencuat adalah tudingan bahwa PDI Perjuangan (PDIP) berada di balik aksi-aksi tersebut.

        Namun, tuduhan itu langsung dibantah keras oleh Ketua DPP PDIP Said Abdullah. Ia menegaskan partainya sama sekali tidak memiliki keterlibatan, baik secara organisasi maupun melalui kader, dalam berbagai aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung.

        Menurut Said, PDIP justru memiliki arahan yang sangat jelas dari Ketua Umum Megawati Soekarnoputri terkait sikap partai terhadap aksi massa. 

        "Saya pastikan bahwa PDI Perjuangan, sesuai arahan Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, tidak terlibat dalam berbagai demonstrasi yang terjadi, baik pada aksi-aksi sebelumnya maupun aksi mahasiswa yang berlangsung saat ini," kata Said kepada wartawan di kompleks DPR/MPR, Rabu (17/6).

        "Tidak ada keterlibatan PDI Perjuangan, baik sebagai organisasi, kader maupun anggota partai. Itu bukan cara-cara yang ditempuh oleh PDIP," lanjutnya.

        Baca Juga: MBG Tidak Bisa Dihentikan, Qodari: Prabowo Dipilih Karena Program Itu!

        Selain membantah tudingan soal demonstrasi, Said juga menanggapi isu yang menyeret nama mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. Belakangan, muncul spekulasi yang menghubungkan Tiyo dengan lingkaran politik tertentu, termasuk karena adanya hubungan kekeluargaan dengan kader PDIP, Andika Perkasa.

        Said menilai cara berpikir seperti itu terlalu dipaksakan. Menurut dia, hubungan keluarga tidak bisa serta-merta dijadikan alasan untuk mengaitkan seseorang dengan kepentingan politik sebuah partai.

        "Kalau itu dikait-kaitkan, menurut hemat saya, sangat tidak make sense (masuk akal) sama sekali," ujar Said.

        Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PDIP tidak pernah menggunakan pendekatan menggerakkan massa untuk menyuarakan kepentingan politik partai. Baginya, demonstrasi merupakan hak warga negara selama dilakukan secara tertib dan tidak merusak fasilitas umum.

        "Saya pastikan dan saya jamin bahwa PDIP tidak akan pernah terlibat dengan cara-cara yang seperti itu. Bahwa bagi PDIP siapapun yang demo, asal tidak merusak, menyuarakan aspirasi, sah-sah saja. Sebatas itu," ucap Said.

        Baca Juga: Aliansi BEM Ungkap Mobil Fortuner Milik Tiyo Ardianto dan Jejaring PDIP

        Ia juga menilai mahasiswa memiliki independensi yang kuat dan tidak mudah diarahkan oleh pihak manapun. Karena itu, menurut Said, asumsi bahwa mahasiswa dapat digerakkan oleh partai politik tertentu merupakan pandangan yang keliru.

        "Tapi mengorganisir, mendekati, supaya orang demo, apalagi mahasiswa nggak bisa diperintah, ya, itu di luar jangkauan kami semua," tambah Said.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: