Kredit Foto: BGN
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menanggapi klaim pengusaha asal Sukabumi, H. Mujazin, yang menuntut pengembalian dana talangan sebesar Rp218,2 miliar untuk proyek Dapur Perintis Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan urusan lembaga yang dipimpinnya, melainkan masalah pribadi antara Mujazin dengan mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung, yang kini berstatus tersangka kasus dugaan korupsi program MBG.
Nanik menyebut, pihak yang seharusnya dimintai pertanggungjawaban adalah Lodewyk Pusung.
"Itu enggak ada kaitannya dengan BGN, itu personal. Itu kan kaitannya dia dengan Pak Pusung. Suruh sama Pak Pusung dong tanyanya," ujar Nanik ketika ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis 18/6(.
Sebelumnya, Mujazin bersama kuasa hukumnya mengungkap dugaan penggelapan dana dalam konferensi pers di Sukabumi. Mereka menunjukkan bukti berupa Nota Kesepahaman yang ditandatangani Mujazin dan Lodewyk pada September 2025, terkait pengelolaan 97 titik dapur SPPG Mandiri. Dana talangan itu disebut telah disetor dalam bentuk tunai dan cek, namun janji penyerahan hak kelola tak pernah terealisasi.
Kuasa hukum Mujazin, Ahmad Yazdi, menegaskan pihaknya memiliki dokumentasi lengkap, termasuk foto penyerahan uang di kantor BGN. Ia mendesak Nanik untuk memberi kepastian apakah perjanjian dilanjutkan atau dana dikembalikan.
Baca Juga: Serius Evaluasi, Pemerintah Indonesia Tak Lagi Berikan Insentif Tinggi untuk Semua Dapur MBG
"Kami menanti kerja nyatanya beliau. Kami enggak butuh tangisnya atau marahnya beliau hari ini. Tolong diselesaikan dapur pertamanya, Pak Presiden. Supaya husnul khotimah MBG ini di akhir masa jabatan Bapak Presiden, tidak menimbulkan luka," tuntut Yazdi.
Yazdi bahkan melontarkan ancaman keras, menyebut jika BGN tak mampu menyelesaikan masalah ini, ia siap mengambil alih posisi kepala badan untuk langsung menyampaikan tuntutan kepada Presiden Prabowo.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: