Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Trisakti Turun Gunung, Tritura 2026 Resmi Dibawa ke DPR

        Trisakti Turun Gunung, Tritura 2026 Resmi Dibawa ke DPR Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Gelombang aksi mahasiswa yang dalam sepekan terakhir muncul di berbagai kota belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Memasuki akhir pekan, Universitas Trisakti menjadi salah satu kampus yang menyatakan siap turun ke jalan dengan membawa sederet tuntutan terkait kondisi ekonomi, demokrasi, hingga supremasi sipil.

        Keterlibatan Trisakti menarik perhatian karena kampus tersebut memiliki jejak historis yang kuat dalam perjalanan reformasi Indonesia. Di tengah meningkatnya kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah, mahasiswa Trisakti kembali menempatkan diri sebagai bagian dari gerakan yang mengawal arah pembangunan nasional.

        Aksi dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Jumat (19/6/2026) dan melibatkan sejumlah elemen mahasiswa di lingkungan kampus. Massa direncanakan bergerak dari kawasan Universitas Trisakti menuju Gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi mereka.

        Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Trisakti menjadi salah satu organisasi yang menyerukan mobilisasi mahasiswa. Mereka mengangkat tema aksi “Indonesia Gawat Darurat, Rakyat Bersatu Menggugat”.

        Melalui seruan yang disebarluaskan kepada mahasiswa, organisasi tersebut menegaskan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari upaya menjaga demokrasi serta memastikan suara publik tetap mendapat ruang dalam proses pengambilan kebijakan.

        “Demokrasi tidak hanya dijaga melalui suara saat pemilu, tetapi juga melalui keberanian untuk menyampaikan aspirasi,” demikian pernyataan yang disampaikan BEM Fakultas Hukum Universitas Trisakti.

        Dalam aksi tersebut, mahasiswa membawa tiga agenda utama yang dianggap mendesak untuk diperjuangkan. Ketiga tuntutan itu meliputi pemulihan kondisi ekonomi dan politik nasional, pemberantasan pejabat yang dinilai tidak kompeten, serta pengembalian supremasi sipil.

        Selain tuntutan utama, mahasiswa juga menyoroti sejumlah persoalan yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat. Isu kenaikan harga kebutuhan pokok dan ketersediaan bahan bakar menjadi bagian dari perhatian mereka.

        Mahasiswa juga mendorong evaluasi terhadap sejumlah program pemerintah agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran. Salah satu program yang menjadi sorotan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diminta untuk dievaluasi secara menyeluruh.

        Di sisi lain, Kepresidenan Mahasiswa Universitas Trisakti atau Kepresmausakti turut menggelar aksi dengan membawa kembali semangat Tritura. Organisasi tersebut menilai berbagai persoalan nasional saat ini masih relevan dengan nilai-nilai perjuangan yang pernah disuarakan mahasiswa pada masa lalu.

        Menurut mereka, Tritura bukan sekadar simbol sejarah, melainkan pengingat bahwa berbagai persoalan mendasar yang menyangkut kepentingan rakyat harus terus diperjuangkan. Karena itu, mahasiswa merasa perlu mengambil peran dalam mengawal jalannya pemerintahan.

        “Selama aspirasi rakyat belum terwujud, suara kritis akan terus disampaikan sebagai bagian dari komitmen menjaga demokrasi dan kepentingan publik,” demikian pernyataan sikap yang disampaikan Kepresmausakti.

        Baca Juga: PDIP Bantah Terlibat Demo Mahasiswa hingga Tiyo Ardianto, Ganjar: Jangan Dilabeli Politik

        Aksi mahasiswa Trisakti terjadi setelah demonstrasi serupa lebih dahulu berlangsung di sejumlah daerah seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Solo, Makassar, Samarinda, hingga Batam. Isu yang diangkat pun berkembang dari persoalan ekonomi menuju tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, hingga hubungan sipil dan militer.

        Masuknya Trisakti ke dalam gelombang demonstrasi terbaru menunjukkan bahwa konsolidasi gerakan mahasiswa masih terus berlangsung. Kampus yang identik dengan peristiwa Reformasi 1998 itu kembali menjadi salah satu pusat perhatian dalam dinamika gerakan mahasiswa nasional sepanjang Juni 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Wahyu Pratama
        Editor: Wahyu Pratama

        Bagikan Artikel: