Kredit Foto: Istimewa
Dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ternyata tidak hanya untuk lima tahun ke depan.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) disebut memiliki harapan agar pasangan tersebut bisa melanjutkan kepemimpinan hingga dua periode meski di tengah isu pemakzulan yang belakangan kerap mengemuka.
Hal itu diungkapkan Ketua DPP PSI Bestari Barus setelah bertemu langsung dengan Jokowi di Solo. Menurutnya, Jokowi meminta kader dan simpatisan PSI ikut mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran agar sukses menjalankan program-program yang telah dijanjikan kepada rakyat. Bahkan, Jokowi disebut berharap pemerintahan Prabowo-Gibran dapat berlanjut untuk periode berikutnya.
"Kepada kami beliau menyampaikan kok bahwa kita itu diminta untuk mengawal Pak Prabowo-Gibran ini, bahkan ya, bahkan, bahkan sampai dua periode," kata Bestari kepada wartawan, Jumat (18/6).
Menurut Bestari, arahan tersebut menunjukkan bahwa Jokowi tidak memiliki agenda politik yang berseberangan dengan pemerintahan saat ini. Sebaliknya, mantan presiden dua periode itu justru meminta seluruh pendukungnya menjaga soliditas dan memberikan dukungan terhadap pemerintahan yang dipimpin Prabowo.
Ia juga mengungkapkan bahwa Jokowi menitipkan pesan penting terkait keharmonisan internal partai maupun kelompok pendukung.
Baca Juga: 'Kami Tidak Abu-abu', PDIP Ogah Disebut Oposisi, Hanya Partai Penyeimbang
Baca Juga: PKB Semprot PDIP: Jangan Main Dua Kaki, Oposisi Ya Oposisi!
"Saya dititip pesan ya jaga keharmonisan di internal. Dan juga ingatkan untuk kawan-kawan di manapun itu, mendukung pasangan Pak Prabowo-Gibran ini gitu, mau matahari apa lagi," ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah berbagai spekulasi mengenai posisi politik Jokowi pasca lengser dari kursi presiden. Namun menurut PSI, pesan yang disampaikan Jokowi justru mengarah pada penguatan pemerintahan Prabowo-Gibran.
Bestari juga menyinggung kunjungan Didit Prabowo ke kediaman Jokowi di Solo yang belakangan menjadi sorotan publik. Ia menilai langkah tersebut sebagai simbol hubungan baik yang masih terjaga antara kedua keluarga.
"Saya kira Mas Didit seorang pemuda yang matang, ya. Dan sangat menjaga adab, pergaulan terhadap yang tua-an, gitu ya sehingga ada di Solo pun beliau menyempatkan mampir ke Pak Jokowi," katanya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri