Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Genjot Investasi Jabar, Stabilitas Daerah Jadi Kunci Kepercayaan Investor

        Genjot Investasi Jabar, Stabilitas Daerah Jadi Kunci Kepercayaan Investor Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Bandung -

        Di tengah persaingan antar daerah dalam memperebutkan investasi, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian dari penguatan ekosistem investasi dan pembangunan di Jawa Barat. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, serta memastikan proyek-proyek strategis berjalan tanpa hambatan.

        Kepala Binda Jawa Barat yang baru, Brigjen TNI Andri Gunawan, menegaskan bahwa investasi tidak hanya berbicara soal masuknya modal, tetapi juga menyangkut stabilitas, kepastian usaha, dan kepercayaan investor terhadap daerah tujuan investasi.

        Menurutnya, Jawa Barat yang selama ini menjadi salah satu tujuan investasi terbesar di Indonesia harus mampu menjaga kondusivitas wilayah dari berbagai potensi gangguan yang dapat menghambat pembangunan. Untuk itu, Binda Jabar akan memperkuat fungsi deteksi dini dan cegah dini terhadap setiap dinamika yang berpotensi memengaruhi iklim investasi.

        "Investasi di Jawa Barat harus benar-benar dikawal karena menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional. Kami akan memastikan berbagai potensi gangguan dapat dipetakan sejak awal sehingga tidak berkembang menjadi hambatan bagi pembangunan," ujar Andri, Sabtu (20/6/2026).

        Pernyataan tersebut mencerminkan pergeseran peran intelijen yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendukung agenda pembangunan dan pertumbuhan ekonomi. Di tengah besarnya kebutuhan investasi untuk mendukung industrialisasi, pembangunan infrastruktur, dan penciptaan lapangan kerja, stabilitas daerah menjadi salah satu faktor yang paling diperhitungkan investor.

        Adapun, Kepala DPMPTSP Jawa Barat, Dedi Taufik, mengakui bahwa keberhasilan Jawa Barat menarik investasi tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Binda Jabar yang selama ini aktif melakukan pemetaan terhadap potensi persoalan yang dapat mengganggu dunia usaha.

        "Selama ini Binda Jabar telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas dan mengantisipasi berbagai persoalan yang berpotensi menghambat investasi maupun pembangunan," kata Dedi.

        Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat agar Jawa Barat tetap menjadi destinasi investasi unggulan di Indonesia.

        Baca Juga: Fundamental Kuat, Ekonom Global Sebut RI Tetap jadi Magnet Investasi Dunia

        Baca Juga: Dedi Mulyadi Pastikan Sekolah Swasta di Jabar Gratis, Meski Ada Ketentuan Ini

        Komitmen tersebut mengemuka dalam acara lepas sambut Kepala Binda Jawa Barat dari Brigjen TNI Raden Toto Oktaviana, S.Sos. kepada Brigjen TNI Andri Gunawan yang berlangsung di Gedung DPMPTSP Provinsi Jawa Barat,

        Kota Bandung. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Komite Intelijen Daerah (Kominda) Jawa Barat yang terdiri dari unsur intelijen TNI, Polri, Kejaksaan, serta perwakilan kementerian dan lembaga. Hadir pula para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan sejumlah mitra strategis pemerintah daerah.

        Di tengah tantangan ekonomi global yang masih dinamis, penguatan sinergi lintas lembaga dinilai menjadi modal penting bagi Jawa Barat untuk mempertahankan kepercayaan investor. Dengan stabilitas yang terjaga dan kepastian usaha yang semakin kuat, Jawa Barat diharapkan mampu terus menjadi lokomotif investasi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Saepulloh
        Editor: Fajar Sulaiman

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: