Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Cegah Pemadaman Berulang, Bahlil Desak PLN Perkuat Sistem Kelistrikan

        Cegah Pemadaman Berulang, Bahlil Desak PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah mendesak PT PLN (Persero) memperkuat sistem mitigasi dan antisipasi gangguan kelistrikan menyusul kembali terjadinya pemadaman di sejumlah wilayah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta PLN memastikan gangguan teknis tidak berulang hingga mengganggu aktivitas masyarakat dan dunia usaha.

        Bahlil menilai keandalan pasokan listrik menjadi faktor penting dalam menjaga aktivitas ekonomi. Karena itu, PLN diminta tidak hanya bergerak saat gangguan terjadi, tetapi memperkuat langkah pencegahan melalui evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan pembangkit dan jaringan.

        "Saya mendengar informasi ada beberapa daerah terjadi pemadaman bergilir. Saya minta PLN untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur, komprehensif untuk memberikan kenyamanan bagi pelanggan dengan tidak ada lagi pemadaman," ujar Bahlil usai prosesi penyalaan perdana bantuan pemasangan listrik baru di Dusun Krembeng, Desa Hadimulyo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dikutip Minggu (21/6/2026)

        Menurut Bahlil, persoalan teknis kelistrikan merupakan kewenangan penuh PLN. Oleh sebab itu, perusahaan setrum negara tersebut harus mampu memastikan sistem berjalan lebih andal dan memiliki mitigasi yang kuat ketika menghadapi gangguan.

        "Segera atasi masalah teknis ini, karena masalah teknis semuanya ini kewenangan dan kendalinya memang ada di PLN," tegas Bahlil.

        Selain aspek teknis, pemerintah juga meminta PLN memperbaiki komunikasi publik ketika terjadi gangguan. Informasi terkait penyebab pemadaman dan proses pemulihan dinilai perlu disampaikan secara cepat agar masyarakat mendapatkan kepastian.

        Sebelumnya, sejumlah wilayah mengalami gangguan pasokan listrik yang berdampak pada penerapan manajemen beban. PLN menjelaskan gangguan tersebut berkaitan dengan kendala operasional pada sejumlah unit pembangkit besar yang memengaruhi kemampuan sistem dalam memenuhi kebutuhan listrik.

        Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan perseroan saat ini terus melakukan percepatan pemulihan pembangkit yang mengalami gangguan, sekaligus memperkuat pasokan energi primer untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan, khususnya di Pulau Jawa.

        "Kami mengerahkan seluruh sumber daya terbaik PLN bersama mitra IPP agar proses perbaikan dapat berjalan cepat dan lancar, sehingga pembangkit dapat segera kembali beroperasi dan memperkuat pasokan listrik di sistem Jawa," ujar Darmawan dalam konferensi pers, Jumat (19/6/2026).

        Selain pemulihan pembangkit, PLN juga mempercepat penguatan rantai pasok batu bara, terutama batu bara kalori menengah atau Medium Rank Coal (MRC), yang menjadi bahan bakar sejumlah pembangkit strategis.

        Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian ESDM dalam memfasilitasi koordinasi antara PLN, pemasok batu bara, dan pelaku usaha ketenagalistrikan untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan energi primer.

        "Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah, khususnya Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktur Jenderal Minerba yang telah memfasilitasi koordinasi antara PLN, pemasok batu bara, dan pelaku usaha ketenagalistrikan sehingga proses penguatan pasokan energi primer dapat berjalan lebih cepat," kata Darmawan.

        Baca Juga: Bukan Soal Batu Bara, Bahlil Semprot PLN Imbas Pemadaman Listrik Berulang

        Baca Juga: Perkuat Industri Kendaraan Listrik dan Ekonomi Jawa Barat, PLN Rampungkan GI 150 kV Pabuaran

        PLN menyebut proses kontrak dan pengaturan logistik dengan perusahaan pemasok yang mendapat penugasan pemerintah terus dipercepat agar pasokan batu bara dapat segera masuk ke rantai pasok pembangkit.

        "Kami juga mengapresiasi para pemasok batu bara yang sudah mendapatkan penugasan Pemerintah dan bekerja sama dengan PLN maupun mitra pembangkit. Bersama-sama kami mempercepat penyelesaian aspek kontraktual dan logistik agar pasokan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh pembangkit," lanjut Darmawan.

        Di tengah upaya pemulihan sistem, PLN menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak akibat gangguan pasokan listrik, termasuk penerapan manajemen beban di sejumlah wilayah.

        "Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. Untuk itu, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak. PLN bersama seluruh mitra terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan dan memastikan keandalan pasokan listrik dapat segera kembali optimal," tutup Darmawan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: