Kisah yang Tak Terlupakan, Klose Kenang Messi Muda Usai Rekornya Dipatahkan
Kredit Foto: Ist
Dua dekade lalu, Lionel Messi hanyalah pemain muda yang lebih sering duduk di bangku cadangan Timnas Argentina. Kini, pemain yang sama sukses mematahkan rekor paling bergengsi di Piala Dunia milik Miroslav Klose.
Menariknya, Klose tidak menunjukkan kekecewaan sedikit pun. Legenda Jerman itu justru mengaku ikut bangga melihat perjalanan Messi hingga akhirnya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen tersebut.
Klose tidak menunjukkan rasa kecewa setelah catatan bersejarahnya dilewati sang megabintang Argentina.
Sebaliknya, mantan striker Timnas Jerman itu justru memberikan pujian dan penghormatan kepada Messi yang kini resmi menjadi raja gol Piala Dunia.
"Saya harus angkat topi kepadanya," kata Miroslav Klose seperti dikutip Tribuna.
Menurut Klose, pencapaian Messi merupakan sesuatu yang layak dirayakan karena lahir dari kualitas luar biasa yang ditunjukkan sang pemain selama bertahun-tahun di level tertinggi.
"Messi adalah Messi. Saya kagum kepada caranya untuk jadi solusi di lapangan, saya pun sudah jadi fansnya. Sekarang dia patahkan rekor saya, bagus Messi, sangat bagus," ujar Klose.
Pernyataan itu menjadi sorotan karena datang langsung dari pemilik rekor sebelumnya yang kini harus merelakan posisinya di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Lionel Messi memecahkan rekor tersebut setelah mencetak dua gol saat membawa Argentina mengalahkan Austria dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026.
Dua gol tersebut membuat koleksi gol Messi di ajang Piala Dunia bertambah menjadi 18 gol.
Jumlah itu cukup untuk melewati catatan 16 gol yang sebelumnya dimiliki Klose dan bertahan selama bertahun-tahun.
Bagi Klose, keberhasilan Messi memecahkan rekor itu juga menjadi bukti perjalanan panjang sang pemain sejak pertama kali tampil di panggung dunia.
Ia bahkan mengingat masa-masa ketika Messi masih menjadi pemain muda yang belum mendapat peran utama di Timnas Argentina.
Menurut Klose, saat itu Argentina masih bertumpu pada sosok Juan Román Riquelme sebagai pengatur permainan.
"Messi masih cadangan ketika era Riquelme. Namun begitu dia tampil sebagai starter, dia menjadi jowa bagi timnya," kata Klose.
Komentar tersebut menggambarkan bagaimana transformasi Messi berlangsung dari seorang pemain muda yang menunggu kesempatan hingga menjelma menjadi ikon sepak bola dunia.
Baca Juga: Lionel Messi Tak Peduli Soal Omongan 'Ingat Umur'
Kini, hampir dua dekade setelah debutnya di Piala Dunia, Messi bukan hanya menjadi kapten Argentina, tetapi juga pemilik rekor gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen paling bergengsi di dunia tersebut.
Rekor itu bahkan masih berpotensi bertambah karena Argentina sudah memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Dengan fase gugur yang masih menanti, Messi memiliki kesempatan memperlebar jarak dari para pesaingnya di daftar pencetak gol sepanjang masa Piala Dunia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: