Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        'Tanya Itu Petani-Petani', Prabowo Buka Suara Soal Pihak-Pihak yang Tolak MBG

        'Tanya Itu Petani-Petani', Prabowo Buka Suara Soal Pihak-Pihak yang Tolak MBG Kredit Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Prabowo Subianto kembali menyinggung pihak-pihak yang menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

        Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo. Momen tersebut terjadi ketika Prabowo melihat sekelompok peserta membentangkan spanduk dukungan untuk MBG.

        "Sabar dulu, ya. Aku harus, aku harus selesaikan sambutan saya ini. Anak-anak itu, ya," kata Prabowo.

        Prabowo kemudian menanggapi keberadaan pihak yang tidak mendukung program unggulannya tersebut. Ia meminta mereka mendengar langsung suara masyarakat yang merasakan manfaat program itu.

        "Ada juga yang nggak setuju MBG. Harusnya mereka yang nggak setuju MBG datang ke sini, ya. Tanya itu petani-nelayan, MBG perlu atau tidak? Tanya anak-anak, MBG perlu atau tidak?" ujarnya.

        Menurut Prabowo, kebutuhan pangan merupakan persoalan yang tidak bisa dianggap sepele. Ia menilai tidak ada masalah yang lebih mendesak daripada kelaparan.

        Prabowo juga menyindir pandangan sebagian kalangan yang menganggap ada isu lain yang lebih penting dibanding kebutuhan makan masyarakat. Ia secara tegas tidak sependapat dengan pandangan tersebut.

        "Katanya ada orang-orang pintar yang mengatakan, ada lebih genting dari perut lapar. Saya kira nggak ada yang lebih genting dari perut lapar. Orang perut lapar itu, kalau nggak segera diisi, ya dia mati," katanya.

        Dalam pidatonya, Prabowo turut menyinggung ancaman krisis pangan global. Ia menyebut sejumlah lembaga internasional telah memberikan peringatan terkait meningkatnya angka kelaparan dunia.

        Baca Juga: 'Hanya di Indonesia Polisi Ngurus Pertanian', Prabowo Bicara Peran Aparat di Sektor Pangan

        Meski demikian, Prabowo mengatakan Indonesia berada dalam posisi yang lebih baik. Ia menyebut Indonesia mulai mencatatkan ekspor pangan di tengah meningkatnya ancaman kelaparan global.

        "Dan saudara-saudara, alhamdulillah, kita sekarang sudah mulai ekspor," katanya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Bagikan Artikel: