Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Polisi Dibacok Saat Atur Lalu Lintas, Ahmad Sahroni: Negara Tidak Boleh Kalah dari Kriminal!

        Polisi Dibacok Saat Atur Lalu Lintas, Ahmad Sahroni: Negara Tidak Boleh Kalah dari Kriminal! Kredit Foto: Andi Hidayat
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, mengecam keras aksi penyerangan oleh orang tidak dikenal (OTK) terhadap dua anggota Satlantas Polresta Jambi yang sedang bertugas.

        Sahroni meminta pihak kepolisian menindak tegas pelaku dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya.

        Insiden pembacokan tersebut terjadi saat petugas sedang mengatur arus lalu lintas di kawasan Pasar Angso Duo, Jambi, pada Senin (22/6/2026) pagi. Akibat serangan senjata tajam tersebut, satu personel polisi dilaporkan mengalami luka-luka.

        Polda Jambi bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku berinisial AM (30) dalam waktu kurang dari 12 jam setelah kejadian. Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

        Merespons kejadian tersebut, Ahmad Sahroni menilai aksi kriminalitas jalanan saat ini sudah semakin ekstrem dan berada di luar nalar sehat.

        "Jangan sampai kita membiarkan pelaku kriminal merasa bisa bertindak sesuka hati, apalagi sampai berani menyerang aparat yang sedang menjalankan tugas. Jadi para pelaku wajib dihukum berat, apalagi mereka diduga dalam pengaruh narkoba," ujar Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/6/2026).

        Politisi Partai NasDem ini menegaskan bahwa aksi penyerangan terhadap aparat penegak hukum tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.

        Sahroni juga meminta agar proses hukum terhadap pelaku berjalan transparan dan tanpa kompromi. Menurutnya, ketegasan hukum adalah kunci utama untuk menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat luas.

        "Pokoknya kasus ini harus diproses secara tegas agar menjadi pesan terbuka bahwa tidak ada satu pun pelaku kriminal yang bisa bertindak bebas, apalagi melawan aparat penegak hukum," tegas Sahroni.

        Ia menambahkan bahwa institusi negara tidak boleh menunjukkan kelemahan di hadapan para pelaku kejahatan.

        "Pada prinsipnya negara tidak akan kalah sedikit pun dari para pelaku kriminal. Ketegasan hukum inilah yang akan memberi rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.

        Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan aksi pembacokan terhadap seorang anggota polisi di Kota Jambi viral di media sosial. Korban diketahui merupakan anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Jambi bernama Brigpol ST.

        Insiden penyerangan tersebut terjadi di persimpangan jalan menuju Pasar Angso Duo, Jalan Sultan Thaha, Kecamatan Pasar, Kota Jambi, pada Senin (22/6/2026) pagi.

        Peristiwa bermula saat Brigpol ST sedang menjalankan tugas rutinnya untuk mengatur arus lalu lintas di kawasan yang dikenal padat tersebut. Secara tiba-tiba, seorang pria tidak dikenal (OTK) datang mendekat dan langsung melayangkan sabetan senjata tajam ke arah korban.

        Pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jambi bersama Polresta Jambi langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu pelaku. Berkat pengejaran intensif, petugas akhirnya berhasil meringkus pelaku dalam waktu kurang dari 12 jam.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: