Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Massa yang tergabung dan menamakan diri sebagai Gerakan Aksi Koalisi Masyarakat Sipil menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) pada Senin, (03/07/2026).
Massa menuding ketidakberesan dalam penanganan perkara dugaan pencemaran nama baik yang menjerat tersangka Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa terkait polemik ijazah mantan presiden Jokowi.
"Muncul berbagai informasi tak sedap dan kami menduga adanya intervensi dalam proses peradilan Roy Suryo dan dr tifa," kata Koordinator Aksi, Raul Naufal A dalam keterangannya.
Raul Naufal mengklaim mendengar kabar bahwa ada suap dilingkungan PN Jaktim untuk mengulur proses persidangan.
"Bahkan diduga kuat hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menerima paket puluhan miliyar dari pengacara Roy Suryo untuk mengulur-ulur proses persidangan," bebernya
"Maka kami menuntut untuk Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk segera melakukan proses persidangan," sambungnya.
Raul menegaskan tuntutan dari massa ini bukan bertujuan mengintervensi independensi hakim ataupun mempengaruhi substansi perkara.
Sebaliknya, mereka menilai keterbukaan informasi merupakan bagian dari akuntabilitas publik dalam penyelenggaraan kekuasaan kehakiman yang bersih.
Tak sampai disitu massa aksi pun mendirikan tenda di lokasi aksi sebagai bentuk protes terhadap apa yang mereka nilai sebagai minimnya keterbukaan dalam penanganan perkara yang melibatkan Roy Suryo c.s. dan dugaan intervensi hukun atas proses perkara tersebut.
"Ini adalah tenda perlawanan atas matinya integritas dan profesionalitas Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang diduga kuat telah mengintervensi proses perkara yang melibatkan terdangka Roy Suryo cs," kata Raul
Raul menambahkan peserta aksi berencana akan menginap didepan kantor PN Jaktim jika tidak ada tanggapan konkret dari Ketua PN Jaktim.
Sementara itu, ketika dihubungi lewat pesan tertulis, pihak Roy Suryo belum memberikan jawaban dan klarifikasinya atas tudingan tersebut.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: