Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Skandal MBG: 100 Titik Dapur Fiktif di Cilacap, Berapa di 514 Kabupaten Kota?

        Skandal MBG: 100 Titik Dapur Fiktif di Cilacap, Berapa di 514 Kabupaten Kota? Ilustrasi: Wafiyyah Amalyris K
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Politisi Muhammad Guntur Romli menyoroti temuan 100 titik dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang ternyata fiktif alias tidak nyata.

        Guntur mendesak pemerintah dan masyarakat untuk menindaklanjuti temuan tersebut, karena jika satu kabupaten saja sudah ada 100 titik fiktif, maka potensi jumlahnya di 514 kabupaten/kota bisa jauh lebih besar.

        "BONGKAR!! Hanya dalam satu kabupaten ada 100 SPPG Fiktif..... kebayang gak berapa yang Fiktif di 514 Kabupaten Kota..... ayo kepala daerah, wartawan, mahasiswa dan LSM di tiap kabupaten/kota..... lacaaak....," tulisnya  di akun X pribadinya, dikutip Jumat (26/6).

        Sebelumnya, tim investigasi bersama koordinator wilayah menemukan adanya 100 titik dapur MBG di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah yang tidak nyata.

        Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menjelaskan bahwa dari lebih 300 titik yang terdaftar, seratus di antaranya tidak memiliki bangunan maupun fasilitas layak. 

        "Dari hasil rapat bersama tim investigasi dan koordinator wilayah, ada lebih dari 300 titik yang terdaftar. Setelah didatangi kepala SPPG yang ditunjuk dari Badan Gizi Nasional (BGN), ternyata titik itu (100 titik) tidak ada bangunan apapun," katanya di sela aksi demonstrasi mendukung MBG di Alun-alun Cilacap, dikutip Rabu (24/6).

        Ammy menambahkan, lokasi-lokasi fiktif tersebut tersebar di berbagai wilayah, bahkan ada yang tercatat berada di tengah hutan, persawahan, hingga kuburan.

        "Ada yang lokasinya di tengah hutan, di tengah persawahan, bahkan ada yang di tengah kuburan," ujar Ammy.

        Baca Juga: Prabowo Dinilai Akui Demonstrasi Dukung MBG Dibayar

        Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang belakangan ramai diperbincangkan. Ammy menegaskan, isu tersebut nyata dan harus segera dibenahi.

        "Jadi bahwa isu jual beli titik, kemudian titik fiktif itu benar adanya, ini yang harus kita benahi," tegas Ammy.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: