Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Usai Dua Elite Bertemu, Pemerintah Ungkap Jurus-jurus Baru guna Optimalkan Program MBG

        Usai Dua Elite Bertemu, Pemerintah Ungkap Jurus-jurus Baru guna Optimalkan Program MBG Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintah Indonesia mulai menyiapkan serangkaian langkah baru untuk memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus utama pembenahan diarahkan pada pengawasan anggaran, peningkatan efisiensi serta percepatan distribusi manfaat ke wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).

        Langkah tersebut menjadi hasil pembahasan antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang dalam pertemuan di Kantor Kementerian Keuangan.

        Baca Juga: Bonus Demografi Cuma 10 Tahun Lagi, Pemerintah Khawatir Indonesia Emas 2045 Jadi Sebatas Mimpi

        Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai strategi agar pelaksanaan MBG berjalan lebih efektif, mulai dari efisiensi penggunaan anggaran, penanganan potensi inefisiensi, hingga penguatan sistem pengawasan di lapangan.

        "Kemarin sore, Menkeu Purbaya menerima Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S. Deyang di kantor Kementerian Keuangan, membahas upaya efisiensi anggaran, penanganan inefisiensi serta pengawasan dalam pelaksanaan program MBG, dan rencana akselerasi untuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)," tulis Purbaya melalui akun Instagram resminya, Jumat (26/6/2026).

        Salah satu jurus baru yang disiapkan pemerintah adalah memperketat mekanisme pengawasan terhadap penggunaan anggaran MBG. Pengawasan berlapis dinilai penting untuk mencegah kebocoran dana maupun pemborosan, mengingat program ini melibatkan distribusi logistik dalam skala nasional.

        Selain itu, pemerintah juga merancang skema percepatan khusus bagi daerah 3T. Wilayah tersebut menjadi prioritas agar anak-anak yang tinggal di daerah terpencil maupun perbatasan dapat memperoleh akses makanan bergizi secara setara dengan daerah lain.

        Langkah afirmatif tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan layanan sekaligus memastikan manfaat program benar-benar dirasakan hingga pelosok Indonesia.

        Kementerian Keuangan menilai koordinasi dengan BGN menjadi bagian penting dalam menyempurnakan tata kelola program prioritas Presiden tersebut.

        "Diskusi ini menjadi langkah strategis sekaligus komitmen pemerintah dalam melakukan perbaikan terhadap program MBG," lanjut Purbaya.

        Melalui evaluasi yang terus dilakukan, pemerintah optimistis pelaksanaan MBG akan semakin tepat sasaran, efisien, dan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia.

        Baca Juga: Roy Suryo Ngaku Sulit Bedakan Sikap Polisi dengan Perampok Saat Ditangkap di Kasus Ijazah Jokowi

        "Ke depannya, program ini diharapkan akan lebih tepat sasaran, serta memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan bagi anak-anak Indonesia," tutur Purbaya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: