Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Menhan Israel Kecewa, Donald Trump Sengaja Sandera Konflik Lebanon Demi Damai dengan Iran!

        Menhan Israel Kecewa, Donald Trump Sengaja Sandera Konflik Lebanon Demi Damai dengan Iran! Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengaku sangat kecewa dengan kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Trump dinilai bersikeras mengaitkan perang di Lebanon dengan perundingan gencatan senjata antara AS dan Iran.

        "Amerika Serikat sangat ingin mendorong kemungkinan negosiasi dengan Iran, dan mereka memandang situasi di Lebanon sebagai sebuah hambatan," kata Israel Katz.

        Katz menegaskan bahwa Tel Aviv sebenarnya tidak memiliki ambisi wilayah di tanah Lebanon. Namun pihak Israel menuntut milisi Hizbullah harus dilucuti senjatanya di seluruh penjuru negeri tersebut.

        Tuntutan tersebut membuat situasi pembicaraan awal antara pihak AS dan Iran menjadi semakin rumit. Teheran secara tegas meminta militer Israel mundur sepenuhnya dari Lebanon sebelum kesepakatan damai diteken.

        Di sisi lain, militer Israel mengklaim telah menghancurkan total seluruh desa di sepanjang perbatasan barat. Sebanyak 73 persen wilayah di sektor perbatasan lainnya juga dilaporkan telah rata dengan tanah.

        Baca Juga: Anggota Kongres Amerika Salahkan Israel atas Bencana Perang Iran, Ajak Hentikan Bantuan ke Netanyahu

        Pihak Israel memastikan tidak akan mengizinkan sekitar 200.000 warga Lebanon selatan untuk kembali ke rumah mereka. Tel Aviv juga mengancam akan terus membombardir wilayah Dahiyeh di Beirut jika Hizbullah melakukan serangan balasan.

        Katz menambahkan bahwa negaranya kini sudah dalam posisi sangat siap untuk kembali berperang melawan Iran. Langkah militer itu akan diambil jika proses negosiasi Trump dinyatakan gagal atau jika Iran menyerang Israel terlebih dahulu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Christian Andy
        Editor: Christian Andy

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: