Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Baru Dipuji Prabowo, Polisi Aktif Jadi Tersangka Korupsi MBG, Netizen: Malu Gak?

        Baru Dipuji Prabowo, Polisi Aktif Jadi Tersangka Korupsi MBG, Netizen: Malu Gak? Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Platform X tengah dihebohkan dengan kabar seorang anggota polisi aktif yang kini menjabat Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

        Netizen pun ramai mempertanyakan apakah Presiden Prabowo Subianto merasa malu setelah sebelumnya mengklaim dapur MBG yang dibangun Polri sebagai yang terbaik.

        "Kemaren ada yang ngomong dapur mbg milik polri yang terbaik tuh, malu gak ya kira-kira baru ngomong loh. Mana ini kasus korupsi, katanya daripada dikorupsi mending buat mbg, eh mbg nya juga korupsi dari segala aspekĀ @Gerindra gimana min?" tulis akun @dvvit***, dikutip Rabu (2/7).

        Komentar serupa juga muncul dari akun @teej***. "Baru aja abis dipuji presiden kemarin Masa iya sih polri korupsi?? Yang bener? Pura-pura kaget aja lah."

        Kejagung resmi menetapkan Brigadir Jenderal (Brigjen) LMI sebagai tersangka. Ia sebelumnya menjabat Kepala Biro Hukum dan Humas BGN hingga Maret 2025, lalu menjadi Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN.

        "Kami menetapkan satu orang tersangka lagi ya, satu orang tersangka lagi yaitu saudara LMI. Ini yang menjabat selaku Kepala Biro Hukum dan Humas BGN itu sampai Maret 2025 dan saat ini selaku Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama pada BGN ya," kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi saat ditemui di Gedung Jampidus, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).

        Menurut Syarief, LMI meminta dua saksi berinisial YCS dan RD mendirikan perusahaan swasta sebagai sarana menjual wadah makanan khusus (food tray/omprengan) kepada calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

        "Dengan tujuan sarana untuk melakukan penjualan alat berupa food tray kepada calon mitra SPPG dengan harga yang sudah ditentukan oleh tersangka LMI ya. Jadi dalam harga tersebut itu termasuk ada bagian kepada saudara LMI untuk supaya titik tersebut di-approve atau disetujui dengan penjualan food tray itu," ungkap Syarief.

        LMI juga dikonfirmasi sebagai polisi aktif berpangka Brigjen. "Iya, polisi aktif," ucap Syarief.

        Baca Juga: Setelah MBG, Kemenhan Jadi Penyedot APBN Super Jumbo!

        Sebelumnya, dalam upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Polri, Cikeas, Bogor, Rabu (30/6/2026), Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Polri telah membangun lebih dari 1.000 dapur MBG. Ia bahkan mengklaim dapur MBG Polri sebagai yang terbaik berdasarkan peninjauan lembaga internasional.

        "Polri juga ikut aktif membangun lebih dari seribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur-dapur untuk program MBG. Dan saya tidak ragu-ragu sampaikan di sini, dapur-dapur yang dibangun oleh Polri adalah dapur-dapur yang terbaik," kata Prabowo.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: