Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kemenperin Dorong Kawasan Industri Pangkas Emisi, IWIP Masuk Program NZIP

        Kemenperin Dorong Kawasan Industri Pangkas Emisi, IWIP Masuk Program NZIP Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong kolaborasi pengelola kawasan industri, tenant, pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk menekan emisi sektor industri. PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menjadi salah satu peserta Program Net Zero Industrial Precincts (NZIP) Fase 2 yang menyiapkan jalur transisi menuju kawasan industri rendah karbon.

        Direktur Perwilayahan Industri Kemenperin Winardi mengatakan kawasan industri perlu berkembang menjadi ekosistem yang mengintegrasikan efisiensi energi, pemanfaatan energi rendah karbon, infrastruktur bersama, serta pengelolaan lingkungan.

        “Melalui pendekatan tersebut, pengelola kawasan, tenant, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan dapat bersama-sama mengidentifikasi peluang pengurangan emisi melalui peningkatan efisiensi energi, pemanfaatan energi rendah karbon, pembangunan infrastruktur bersama, hingga penguatan permintaan terhadap produk industri rendah emisi,” ujar Winardi dalam lokakarya NZIP Fase 2 di Jakarta, Selasa (1/7/2026).

        NZIP merupakan program Kemenperin dan Climateworks Centre untuk mendukung pengembangan kawasan industri rendah karbon. Fase 2 pada 2025–2028 berfokus pada penyusunan jalur dekarbonisasi, kajian sosial-ekonomi, analisis pasar, dan peluang investasi.

        Deputy General Manager Sustainable Development IWIP Deky Tetradiono mengatakan keterlibatan IWIP dalam NZIP digunakan untuk mengidentifikasi peluang penurunan emisi secara terintegrasi pada skala kawasan.

        Baca Juga: MIND ID Berhasil Pangkas Emisi Scope 1 21,95% di 2025, Porsi EBT Naik Jadi 42%

        Baca Juga: Kemenperin Bangun Lembaga Verifikasi Emisi Terakreditasi untuk Percepat Dekarbonisasi Industri

        “Melalui implementasi Program NZIP, IWIP dapat mengidentifikasi berbagai peluang pengurangan emisi secara lebih komprehensif di tingkat kawasan. Pendekatan ini memungkinkan pengembangan infrastruktur bersama, peningkatan efisiensi energi, serta kolaborasi yang lebih erat dengan tenant dan para pemangku kepentingan sehingga implementasi dekarbonisasi dapat berjalan lebih efektif,” kata Deky.

        IWIP mencatat sejumlah inisiatif, antara lain pembangunan PLTB berkapasitas 5 megawatt (MW), PLTS 15 MW, serta pemanfaatan waste heat generation sekitar 90 MW. Perusahaan juga menjalankan rehabilitasi mangrove, prinsip 3R (reduce, reuse, recycle), dan hilirisasi berbasis ekonomi sirkular.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: