Amien Rais Puji dr. Tifa sebagai Srikandi Indonesia Awal Abad XXI dan Roy Suryo adalah Pendekar
Kredit Foto: Instagram/Amien Rais
Ketua Dewan Pembina Partai Ummat, Amien Rais, menyampaikan rasa bangga sekaligus pujiannya kepada dr. Tifa atas ketegasannya menolak tawaran Restorative Justice (RJ) atau upaya damai dalam kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi).
Amien bahkan memberikan julukan khusus kepada Tifauzia Tyassuma alias dr Tifa sebagai "Srikandi Indonesia awal abad 21" karena dinilai berani mengambil sikap tegas untuk terus melanjutkan proses hukum di pengadilan.
Tidak hanya dr. Tifa, apresiasi tinggi juga dilayangkan Amien kepada Roy Suryo yang ia sebut sebagai pendekar utama di bidang digital forensik.
"Saya menganggap Dr. Tifa ini sebagai Srikandi Indonesia awal abad 21. Mudah-mudahan tidak berlebihan, ya. Memang perannya luar biasa, seorang ibu rumah tangga, ilmuwan, tetapi juga dokter, pengabdiannya kepada masyarakat tidak usah kita ragukan, dan lain-lain. Dan Mas Suryo sebagai pendekar utama dengan kepakaran di bidang telematika, multimedia, dan ilmuwan digital forensik, dan pernah menjadi anggota DPR RI dan menteri kabinet di zaman Pak SBY," kata Amien dalam sebuah video.
Masuk ke dalam substansi perkara, Amien Rais kembali mengungkit kecurigaan lama masyarakat mengenai keaslian ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik mantan Presiden Jokowi.
Ia mengklaim terdapat kejanggalan yang sangat mencolok pada foto yang tertera di dokumen kelulusan tersebut.
"Kalau ternyata ijazah S1 yang ditunjukkan Jokowi adalah ijazah yang fotonya pakai kacamata, yang itu fotonya almarhum Pak Dumatno Budi Utomo, sepupunya Jokowi, maka sesungguhnya tidak usah kita perpanjang bahwa itu memang palsu," ujar Amien memberikan klaim sepihak.
Amien bahkan memperkuat dugaannya dengan mengutip pernyataan yang diklaim berasal dari anak mendiang Dumatno. "Bahkan putranya Pak Dumatno pernah mengatakan, 'Itu fotonya bapak saya, bukan fotonya Pak Jokowi'."
Sebagai penutup, mantan Ketua MPR RI ini menegaskan bahwa jalannya persidangan di pengadilan nanti harus menjadi momentum pembuktian yang benderang.
Pengadilan diharapkan mampu menjawab polemik dokumen yang selama ini terus memicu perdebatan di ruang publik.
Amien menyatakan bahwa kini bola panas berada di tangan Jokowi untuk membuktikan keaslian dokumen-dokumen akademisnya di hadapan hukum.
"Sekarang terpulang kepada Jokowi sendiri. Harusnya tidak lolos lagi dari cengkeraman hukum karena sudah begitu terang benderang," pungkas Amien Rais.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat