Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Diminta Jujur APBN Masih Aman atau Tidak, Purbaya Buka-bukaan

        Diminta Jujur APBN Masih Aman atau Tidak, Purbaya Buka-bukaan Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Influencer Denny Sumargo menyampaikan pertanyaan dari netizen kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa apakah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) benar-benar aman.

        Pertanyaan itu muncul dalam podcast kanal YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo. "Nah, ini nih dia tanya jujur Pak, APBN kita masih aman atau tidak? Atau sudah melebihi ambang defisit dia butuh kejujuran Bapak," ucap Denny, dikutip Senin (6/7).

        Menanggapi hal tersebut, Purbaya menegaskan dirinya tidak mungkin berbohong karena APBN diaudit oleh BPK dan lembaga lain. Ia menekankan defisit tetap dijaga di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

        "Saya enggak mungkin berbohong karena kan diaudit sama BPK dan lain-lain. Sekarang defisit kita kan tetap dijaga di bawah 3% dari PDB. Tahun lalu hanya 2.81%. Tahun ini mungkin juga dia akan di bawah 2.9%. Limitnya kan 3%," ujarnya.

        Purbaya juga menjelaskan rasio utang terhadap PDB masih sekitar 40%, jauh di bawah ambang aman 60%.

        "Rasio utang kita ke PDB masih sekitar 40% mungkin plus minus sedikit ya. Oh masih jauh dari 60%. kita masih aman. Kalau kita dibanding Amerika 100%, Jepang 275%, Jerman 60%, Singapura 175% kalau enggak salah. Thailand hampir 70%-an. Malaysia agak tinggi juga 60%," ungkapnya. 

        Baca Juga: Alasan Sebenarnya Pemerintah Kejar Pajak Online: Curhatan Pedagang Pasar ke Purbaya

        Menurutnya, standar internasional yang paling ketat pun masih bisa dipenuhi Indonesia.  "Semua negara sudah melanggar itu. Cuman kita yang enggak, dengan lihat-lihat tahun lalu aja dengan 2.81% aja tanpa ngelebihin 3%," tandasnya.

        Sebagai informasi, berdasarkan data resmi Kementerian Keuangan per 31 Maret 2026, total utang pemerintah Indonesia mencapai Rp9.920,42 triliun atau setara 40,75% dari PDB nasional.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: