Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bulog Targetkan Stok Beras di Papua Naik Jadi 50 Ribu Ton

        Bulog Targetkan Stok Beras di Papua Naik Jadi 50 Ribu Ton Kredit Foto: Dokumentasi Perum Bulog
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Perum Bulog berkomitmen penuh untuk meningkatkan volume ketersediaan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di seluruh wilayah Papua. Langkah akselerasi ini diambil guna memastikan ketahanan pangan masyarakat di penjuru timur Indonesia tetap aman.

        Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan kualitas beras yang hendak didistribusikan kepada masyarakat tetap dipastikan aman, sehat, dan memenuhi standar mutu hingga ke penjuru timur Indonesia. Ia menjelaskan Bulog tidak hanya bertanggung jawab menjaga ketersediaan stok pangan nasional, tetapi juga memastikan kualitas beras tetap terjaga sejak diterima di gudang hingga sampai ke tangan masyarakat.

        “Saat ini total persediaan logistik pangan yang tersebar di berbagai gudang Bulog Papua mencapai sekitar 17 ribu ton. Otoritas pangan nasional tersebut menargetkan penguatan pasokan hingga menyentuh angka 50 ribu ton dalam waktu dekat,” jelas Rizal melalui keterangan persnya, Rabu (8/7/2026).

        Dalam agenda peninjauan langsung terhadap stok dan kualitas beras di Kompleks Pergudangan Bulog Argapura, Jayapura, Papua pada Selasa lalu (7/7/2026), Rizal juga menjelaskan penjagaan kualitas ini dilakukan dengan cara meninjau secara langsung proses pengendalian mutu beras yang dilakukan oleh Bulog, mulai dari pemeriksaan fisik, pengujian kadar air, penimbangan ulang, hingga pengujian persentase butir patah (broken) menggunakan peralatan laboratorium.

        Selain itu, dia menambahkan Proses tersebut merupakan bagian dari standar pengawasan mutu yang diterapkan Bulog untuk memastikan setiap beras yang disalurkan kepada masyarakat berada dalam kondisi terbaik.

        "Masyarakat tidak perlu bimbang dan ragu. Bulog memastikan beras yang disalurkan berada dalam kondisi baik, sehat, higienis, dan berkualitas. Kami tidak hanya menjaga ketersediaan stok, tetapi juga memastikan mutu beras tetap terpelihara melalui proses pengawasan yang ketat sehingga masyarakat di seluruh Indonesia, termasuk di Papua, mendapatkan beras terbaik," terang dia.

        Baca Juga: Atasi Penumpukan Beras di Gudang Bulog, Pengamat IPB Tawarkan Skema Close Loop

        Baca Juga: Daripada Beras Bulog Turun Mutu, CORE Sarankan Anggaran Dialihkan ke Irigasi Modern

        Kenaikan stok hingga hampir tiga kali lipat ini disiapkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan berbagai program resmi pemerintah. Pasokan komoditas pangan tersebut nantinya akan difokuskan untuk menyokong penyaluran bantuan pangan secara merata.

        "Sesuai arahan Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian, Bulog harus menjadi pelayan terbaik bagi masyarakat di bidang logistik pangan. Karena itu kami berkomitmen menjaga kualitas layanan serta memastikan penyaluran beras dan komoditas pangan lainnya dilakukan secara profesional, tepat waktu, dan dengan kualitas terbaik agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga ke penjuru timur Indonesia," pungkas Rizal.

        Manajemen logistik pangan berjanji akan terus memperkokoh koordinasi rantai pasok agar distribusi berjalan tepat waktu. Ketersediaan stok yang melimpah diposisikan sebagai jaring pengaman utama pengontrol stabilitas harga pasar di Tanah Papua.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Muhammad Farhan Shatry
        Editor: Dwi Aditya Putra

        Bagikan Artikel: