Deschamps Tak Gentar Wasit Argentina Pimpin Prancis Vs Maroko, Tegaskan Lawannya Bukan Pengadil
Kredit Foto: Fédération Française de Football
Penunjukan perangkat pertandingan asal Argentina untuk memimpin laga Prancis kontra Maroko di perempat final Piala Dunia 2026 memicu perdebatan. Namun, pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps menegaskan timnya tidak akan menjadikan wasit sebagai fokus utama.
FIFA menunjuk Facundo Tello sebagai wasit utama laga Prancis melawan Maroko. Dua asisten wasit hingga ofisial keempat juga berasal dari Argentina, keputusan yang memancing perhatian karena rivalitas Prancis dan Argentina masih membekas sejak final Piala Dunia 2022.
Sejumlah pihak khawatir penunjukan tersebut berpotensi memunculkan persepsi keberpihakan. Terlebih, Prancis dan Argentina masih berpeluang kembali bertemu pada fase akhir Piala Dunia 2026.
Meski demikian, Deschamps memilih meredam polemik tersebut. Menurutnya, Les Bleus hanya perlu fokus menghadapi Maroko, bukan memikirkan siapa yang memimpin pertandingan.
"Kami harus menghadapinya. Saya percaya kepada para wasit," kata Deschamps, dikutip dari ESPN.
"Lawan kami adalah Maroko, bukan wasit," lanjut pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Deschamps mengakui setiap pertandingan selalu menghadirkan keputusan yang bisa diperdebatkan. Namun, ia menilai tugas wasit adalah memastikan seluruh aturan permainan diterapkan secara adil.
"Pastinya, selalu ada keputusan-keputusan yang bisa diperbincangkan. Semuanya bergantung pada Anda ada di pihak mana, tapi saya menganggap Maroko adalah lawannya."
"Saya tidak akan menganggap wasit sebagai lawan. Justru sebaliknya, dia ada di sana untuk memastikan aturan permainan diterapkan seadil mungkin," ujar Deschamps.
Selain membahas kontroversi wasit, Deschamps juga mengingatkan anak asuhnya agar tampil lebih efektif saat menghadapi Maroko. Ia menilai efisiensi penyelesaian akhir bisa menjadi pembeda dalam pertandingan besar.
Menurutnya, sebuah tim bisa menciptakan banyak peluang tetapi gagal mencetak gol. Sebaliknya, ada pula tim yang mampu memaksimalkan sedikit kesempatan menjadi kemenangan.
"Kami harus menyerang dengan efisien. Di seluruh area kedua tim sama-sama punya keunggulan masing-masing. Kami memang efisien, tapi bisa saja lebih baik di lini depan," ucapnya.
Baca Juga: Rasis ke Kylian Mbappe di Piala Dunia 2026, Senator Paraguay Dikecam Pemerintah Sendiri dan Prancis
"Kadang-kadang Anda punya enam peluang dan mencetak dua gol dan kadang-kadang Anda punya dua peluang dan mencetak dua gol. Efisien sangat penting," sambung Deschamps.
Prancis melangkah ke perempat final setelah menyingkirkan Paraguay dengan skor tipis 1-0. Sementara Maroko tampil meyakinkan usai membungkam tuan rumah Kanada 3-0.
Secara rekor pertemuan, Prancis lebih unggul dengan memenangi empat dari enam duel melawan Maroko sejak 1988. Kedua negara terakhir kali bertemu di semifinal Piala Dunia 2022, ketika Les Bleus menang 2-0 dan melaju ke partai final.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: