Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Gawat! Program MBG Andalan Prabowo Bocor di Mana-mana

        Gawat! Program MBG Andalan Prabowo Bocor di Mana-mana Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Komedian Sam Darma Putra Ginting alias Sammy Notaslimboy menilai terdapat banyak kebocoran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto.

        Selain menjadi ladang korupsi bagi tim Prabowo, seperti mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, program ini juga dinilai minim perencanaan dan menyisakan sampah makanan dalam jumlah besar.

        "Nih @prabowo... Program anda bukan hanya dikorupsi tim anda secara ugal-ugalan, tapi juga minim perencanaan dan menyisakan sampah. Bocor di mana-mana wokkkk.. bangun!," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Kamis (9/7).

        Narasi Newsroom melaporkan potensi sampah sisa MBG mencapai sekitar 62 juta hingga 120 juta porsi per minggu berdasarkan studi dari Center of Economic and Law Studies (CELIOS).

        "Sisa MBG banyak dimanfaatkan sebagai pakan ternak sampai pupuk organik, namun besarnya porsi makanan yang menjadi sampah sama halnya berpotensi membuang anggaran hingga Rp1 triliun per minggu," tuis Nrassi dalam akun X resminya.

        Baca Juga: MBG Bawa Berkah atau Petaka? Kementan Akui Selama Libur Harga Pangan Anjlok

        Sementara itu, pemerintah saat ini tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program MBG. Evaluasi besar-besaran difokuskan pada pembenahan tata kelola, ketepatan sasaran, dan efisiensi anggaran.

        Bahkan, BGN sempat mengambil langkah taktis dengan menghentikan sementara operasional program sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli 2026, memanfaatkan masa libur sekolah sebagai momentum penataan total.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: