Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Erdogan 'Tertawakan' Protes Israel usai Amerika Serikat Janji Kirim Jet Tempur F-35 ke Turki

        Erdogan 'Tertawakan' Protes Israel usai Amerika Serikat Janji Kirim Jet Tempur F-35 ke Turki Kredit Foto: Reuters/Valentyn Ogirenko
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menanggapi santai penolakan Israel. Hal itu terkait dengan kemungkinan penjualan jet tempur siluman F-35 oleh Amerika Serikat ke Ankara. Ia yakin hal tersebut tidak akan memengaruhi keyakinannya bahwa janji terkait akan dipenuhi oleh Washington.

        Penolakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menurutnya bukanlah sesuatu yang perlu dipertimbangkan. Pernyataan itu disampaikannya dalam konferensi pers penutupan konferensi tingkat tinggi (KTT) dari Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

        Baca Juga: Bawa Dokumen 37 Halaman, Dokter Tifa Lawan Semua Dakwaan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi

        "Keberatan yang disampaikan mereka tidak memiliki tempat dalam dunia saya," kata Erdogan, dikutip Jumat (10/7).

        Optimisme Erdogan muncul adanya janji dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ia mengumumkan dalam pertemuan bilateral bahwa pihaknya akan mencabut sanksi terhadap Turki. Sanksi tersebut sebelumnya dijatuhkan setelah mereka membeli sistem pertahanan udara dari Rusia di 2019. Hal itu berujung pada dikeluarkannya negara itu dari program jet tempur F-35.

        Trump sendiri menyatakan belum mengambil keputusan final mengenai penjualan F-35. Namun Erdogan mengaku melihat sikap positif dari presiden tersebut terhadap rencana tersebut.

        "Semoga ketika F-35 dikirimkan ke Turki. Seluruh dunia akan mengatakan bahwa mereka telah menepati janjinya," ujar Erdogan.

        Sebelumnya, Netanyahu secara terbuka mendesak sekutunya agar tidak menjual F-35 ke Turki. Menurutnya, langkah tersebut berpotensi mengganggu keseimbangan kekuatan militer di Timur Tengah.

        "Saya tidak berpikir mereka seharusnya diberikan F-35. Hal itu akan mengganggu keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Semua itu pada akhirnya dijamin oleh superioritas udara kami dan juga posisi dari Amerika," kata Netanyahu.

        Keinginan Turki menurut analis sendiri berkaitan erat dengan ambisi mereka mengembangkan jet tempur siluman KAAN. Selain mengincar pesawat itu, mereka juga berupaya memperoleh mesin jet F110 dari Amerika Serikat. Hal itu dilakukan untuk mendukung proyek pesawat tempur generasi kelima buatan dalam negeri tersebut.

        Apabila rencana penjualan F-35 benar-benar terealisasi, hal itu akan menandai perubahan besar dalam hubungan pertahanan antara Washington dan Ankara.

        Baca Juga: Efek Satu Langkah Keliru, Upaya Jokowi Penjarakan Dokter Tifa Melalui Kasus Ijazah Terancam Gagal

        Hingga kini, Amerika Serikat masih belum mengumumkan keputusan final terkait penjualan jet tempur F-35 kepada Turki.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: