Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Makin Banyak Investor Asing Mendekat ke Danantara, Rosan Ungkap Peran Prabowo

        Makin Banyak Investor Asing Mendekat ke Danantara, Rosan Ungkap Peran Prabowo Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketertarikan investor asing pada BPI Danantara sebagai mitra menanamkan modal di Indonesia dinilai terus meningkat. Catatan optimis tersebut menjadi cerminan kepercayaan internasional pada prospek ekonomi pemerintahan Prabowo Subianto.

        CEO BPI Danantara, Rosan P. Roeslani, mengatakan banyak investor internasional kini aktif menjajaki kemitraan dengan Danantara karena lembaga tersebut memiliki portofolio dan proyek investasi yang dinilai menjanjikan.

        "Danantara menjadi mitra strategis yang dicari oleh banyak investor asing. Ini tidak terlepas dari peran Presiden Prabowo yang begitu aktif mendukung Danantara dalam momentum-momentum internasional. Kami memiliki portofolio dan proyek yang sangat menarik bagi modal asing," ujar Rosan di Jakarta, sebagaimana dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (11/7/2026).

        Menurut Rosan, kerja sama dengan mitra strategis internasional tidak hanya bertujuan menarik investasi, tetapi juga mempercepat transformasi badan usaha milik negara (BUMN). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendanaan, mendorong transfer pengetahuan dan teknologi, serta mempercepat pengembangan sektor-sektor strategis yang memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

        Dalam kesempatan terpisah, Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Thailand periode 2001–2006 yang kini menjadi Dewan Penasihat BPI Danantara, Thaksin Shinawatra.

        Pertemuan itu turut dihadiri Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir, Chief Technology Officer (CTO) Sigit Puji Santosa, serta Chief Operating Officer (COO) BPI Danantara sekaligus Kepala Badan Pelaksana (BP) BUMN, Dony Oskaria.

        Rosan mengatakan pertemuan tersebut membahas dinamika ekonomi global, penguatan jejaring strategis, serta peluang kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dan kawasan ASEAN.

        "Di tengah lanskap ekonomi yang terus berubah, kemitraan yang dibangun atas dasar saling percaya dan kepentingan bersama menjadi fondasi penting untuk menghadirkan investasi berkualitas, memperkuat daya saing, dan membuka lebih banyak peluang pertumbuhan bagi Indonesia," kata Rosan.

        Selain bertukar pandangan mengenai kondisi ekonomi global, para peserta juga membahas peluang kerja sama untuk mendukung transformasi BUMN dan pembangunan nasional. Pembahasan meliputi pengembangan sektor-sektor prioritas, percepatan hilirisasi industri, penguatan tata kelola perusahaan, hingga transformasi digital dengan memanfaatkan jejaring dan pengalaman global.

        Baca Juga: Prabowo Gelar Pertemuan dengan Tiga Mantan Perdana Menteri Thailand di Danantara

        BPI Danantara berharap penguatan kemitraan internasional tersebut dapat memperluas akses terhadap teknologi dan praktik terbaik dunia, sekaligus meningkatkan kepercayaan investor. 

        Langkah tersebut juga diharapkan mampu mempercepat transformasi BUMN menjadi perusahaan yang lebih kompetitif dan berdaya saing global serta mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: