Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dari Manisnya Gula Aren, FIFGROUP Belajar tentang Keberlanjutan dari Desa Gedepangrango

        Dari Manisnya Gula Aren, FIFGROUP Belajar tentang Keberlanjutan dari Desa Gedepangrango Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Di lereng Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pohon aren menjadi lebih dari sekadar sumber penghasilan. Bagi masyarakat Desa Gedepangrango, komoditas ini telah menjadi bagian dari tradisi sekaligus penggerak ekonomi yang berjalan berdampingan dengan upaya menjaga kelestarian alam.

        Pohon aren dimanfaatkan tanpa harus ditebang. Niranya disadap secara berkelanjutan, kemudian diolah menjadi gula aren melalui proses yang masih mempertahankan cara-cara tradisional. Praktik tersebut menjadikan Desa Gedepangrango sebagai contoh bagaimana potensi lokal mampu menciptakan mata pencaharian yang ramah lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

        Semangat itulah yang menjadi alasan PT Federal International Finance (FIFGROUP), anak perusahaan Astra dan bagian dari Astra Financial, memilih Desa Sejahtera Astra (DSA) Gedepangrango sebagai lokasi penyelenggaraan Sustainability Innovation Ideas (SII) & Media Experiential Journey 2026.

        Melalui kegiatan tersebut, FIFGROUP ingin memperkenalkan praktik keberlanjutan yang tumbuh dari masyarakat sekaligus memperkuat budaya inovasi di lingkungan internal perusahaan.

        GS, Building, & Sustainability Division Head FIFGROUP, Theresia Muliani, mengatakan keberlanjutan tidak hanya berbicara mengenai kebijakan perusahaan, tetapi juga bagaimana perusahaan belajar dari praktik yang telah diterapkan masyarakat.

        Baca Juga: Astra Ajak Generasi Muda NTB Jadi Agen Perubahan melalui SATU Indonesia Awards 2026

        "Apa yang kita lihat di DSA Gedepangrango menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan sekadar konsep. Praktik ini telah diterapkan secara nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," ujar Theresia.

        Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat menginspirasi seluruh insan FIFGROUP untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan.

        "Kami percaya inovasi terbaik lahir dari kepedulian. Karena itu, melalui Sustainability Innovation Ideas yang merupakan bagian dari FIFGROUP Sustainability Awards, kami mendorong setiap karyawan menghadirkan solusi yang relevan dan berkelanjutan," katanya.

        Selama kegiatan berlangsung, peserta diajak menyusuri kawasan Situ Gunung dan Curug Sawer sebelum mengunjungi Kampung Lahang, sebuah desa wisata yang dikenal sebagai sentra produksi gula aren. Di lokasi tersebut, peserta melihat langsung proses penyadapan nira hingga pengolahan gula aren yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

        Kegiatan ini juga menjadi bagian dari FIFGROUP Sustainability Awards (FSA), program yang sejak 2023 mendorong seluruh jaringan FIFGROUP di Indonesia untuk melahirkan berbagai inovasi keberlanjutan di lingkungan kerja maupun masyarakat.

        Antusiasme karyawan terhadap program tersebut terus meningkat. Pada 2025, SII berhasil menghimpun 281 ide inovasi dari 274 jaringan FIFGROUP di seluruh Indonesia, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatatkan 280 ide dari 266 jaringan.

        Beberapa inovasi terbaik kemudian memperoleh penghargaan dalam tiga kategori utama. Pada kategori FIFGROUP Friendly Branch, penghargaan diraih Cabang Gresik melalui program GEMAS (Guano for Economic Melirang Sustainability) yang mengembangkan pupuk berbahan dasar guano bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Melirang.

        Sementara itu, kategori FIFGROUP Green Branch dimenangkan Cabang Mojokerto melalui program Grease 2 Green Eco for Green Sustainability, yang mengolah minyak jelantah menjadi sabun dan lilin sekaligus dimanfaatkan sebagai suvenir bagi pelanggan.

        Adapun kategori FIFGROUP Safe & Security Branch diraih CSW Cirebon melalui program ESS-lite System for Enhancing Employee Security Index, yang berfokus pada peningkatan budaya keselamatan kerja melalui sistem evaluasi perilaku dan dokumentasi pembelajaran dari kesalahan kecil di lingkungan kerja.

        Salah satu penerima penghargaan, Ira Oktafia Damayanti dari FIFGROUP Cabang Gresik, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman yang berbeda karena peserta dapat melihat langsung praktik keberlanjutan di tingkat masyarakat.

        Baca Juga: Jamin Keberlanjutan Bisnis Maritim, Pemerintah Perkuat Mitigasi Risiko dan Proteksi Hukum Nasional

        "Kegiatan ini sangat mengesankan sekaligus edukatif. Semoga dapat terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak insan FIFGROUP untuk menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata," ujarnya.

        Hal senada disampaikan Harliyadi Bangkit Kuncoro dari CSW Cirebon. Menurutnya, pengalaman di Desa Gedepangrango memperlihatkan bahwa inovasi keberlanjutan dapat diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana yang konsisten dilakukan.

        Melalui sinergi antara pemberdayaan masyarakat dan inovasi internal perusahaan, FIFGROUP berharap dapat terus menghadirkan program-program yang tidak hanya menciptakan nilai bisnis, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung aspirasi keberlanjutan Astra melalui kolaborasi bersama karyawan, komunitas, dan masyarakat.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ilham Nurul Karim
        Editor: Fajar Sulaiman

        Bagikan Artikel: