Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Efek Jokowi Mulai Terasa? PSI Klaim Banyak Tokoh Sudah Ancang-ancang Merapat

        Efek Jokowi Mulai Terasa? PSI Klaim Banyak Tokoh Sudah Ancang-ancang Merapat Kredit Foto: PSI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengklaim gelombang tokoh yang ingin bergabung ke partai mulai bermunculan. Di tengah kepemimpinan Kaesang Pangarep, putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), PSI menyebut bukan hanya politisi yang bersiap merapat, tetapi juga tokoh agama hingga tokoh masyarakat.

        Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Bidang Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI, Bestari Barus, seusai menemui Jokowi di Solo, Jawa Tengah, baru-baru ini. Menurutnya, bergabungnya komedian Narji belum lama ini menjadi sinyal positif sekaligus tambahan kekuatan bagi PSI, khususnya di Provinsi Banten.

        "Setelah beliau putuskan untuk bergabung PSI kami gembira dan ini kemudian insyaAllah menjadi tambahan energi bagi PSI di Provinsi Banten," kata Bestari.

        Bestari mengungkapkan, Narji bukan satu-satunya figur yang akan bergabung. Ia menyebut masih banyak nama lain yang telah menyatakan keinginan untuk merapat ke PSI, meski belum semuanya bisa diumumkan kepada publik.

        Baca Juga: Kasus Ijazah Makin Aneh? Kubu Roy Suryo Heran: Dokumen Dian Sandi, Kok Jokowi yang Marah

        Menurutnya, pengumuman tersebut masih menunggu momentum yang dianggap tepat, termasuk kesiapan para tokoh yang akan mendeklarasikan diri.

        "Sebetulnya banyak. Cuman tidak semua pada hari ini harus disampaikan. Dalam tanda petik kita masih menunggu waktu yang tepat dan mereka yang mau pindah juga masih menunggu waktu yang tepat untuk kemudian deklarasi menyatakan dukungan," ujarnya.

        Bestari bahkan mengklaim daftar calon kader baru PSI berasal dari berbagai latar belakang.

        "Ada dari politisi aktif, ada bahkan dari para tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat yang menunggu saat yang tepat untuk bergabung bersama PSI," lanjutnya.

        Baca Juga: Kini Dipecat, Ahmad Khozinudin Sindir Roy Suryo Pengecut Ingin Selamat Sendiri

        Sebelumnya, komedian Narji resmi meninggalkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan memilih bergabung dengan PSI. Kepindahan tersebut menjadi salah satu perpindahan kader yang menyita perhatian publik.

        Meski ditinggalkan salah satu kadernya, PKS menyatakan tetap menghormati pilihan politik Narji dan mendoakan kesuksesannya di partai baru.

        "Kami mendoakan semoga Bang Narji senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan pengabdiannya. Perbedaan pilihan politik tidak boleh memutus tali silaturahmi maupun semangat untuk bersama-sama membangun bangsa," ungkap Ketua DPP PKS Bidang Komunikasi dan Digital, Ahmad Mabruri dalam keterangannya, Rabu (8/7/2026).

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: