Pastikan Pelayanan JKN Berjalan Optimal, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Tinjau Puskesmas Matraman,
Kredit Foto: Istimewa
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, mengunjungi Puskesmas Matraman, Jakarta Timur, Jumat (17/7), untuk memastikan pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) berjalan dengan baik, mulai dari proses administrasi hingga pelayanan kesehatan.
Dalam kunjungan tersebut, Akmal mengapresiasi pelayanan di Puskesmas Matraman yang dinilai telah berjalan efektif. Ia berharap puskesmas tersebut dapat menjadi gatekeeper yang kuat sekaligus menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama lainnya di DKI Jakarta dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
"Untuk masyarakat DKI Jakarta yang sudah sangat melek digital, kami akan terus meningkatkan kemudahan penggunaan kanal layanan non-tatap muka BPJS Kesehatan, seperti Aplikasi Mobile JKN, PANDAWA 0811 8165 165, Care Center 165, dan VIOLA (Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi)," ujar Akmal.
Ia menambahkan, BPJS Kesehatan juga terus memperkuat integrasi layanan digital dengan platform milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, seperti JakSehat dan JAKI, guna memudahkan peserta JKN memperoleh pelayanan yang lebih optimal.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Matraman, Rita Anggraini, mengatakan kunjungan Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan tersebut merupakan yang pertama sejak gedung baru Puskesmas Matraman diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada 5 Juni 2026.
Rita menjelaskan, sejumlah layanan unggulan Puskesmas Matraman meliputi layanan khusus penanganan tuberkulosis (TBC) dan kusta, pusat layanan psikologi, layanan perlindungan bagi perempuan dan anak, serta layanan terpadu bagi lanjut usia (lansia), ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, hingga Program Rujuk Balik.
"Peserta JKN yang datang ke Puskesmas Matraman cukup menunjukkan KTP atau KIS Digital yang tersedia di Aplikasi Mobile JKN tanpa perlu membawa fotokopi dokumen apa pun. Untuk antrean, sebagian besar pasien juga telah memanfaatkan antrean online sehingga dapat mengetahui jadwal kedatangannya tanpa harus mengambil nomor antrean secara manual di puskesmas. Hal ini membuat ruang tunggu maupun ruang pelayanan menjadi lebih lengang dan nyaman, sekaligus mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efektif," pungkas Rita.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi