Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        HUT Ke-81 Akan Berbeda, Prabowo Siapkan 'Element of Surprise' untuk Masyarakat Indonesia

        HUT Ke-81 Akan Berbeda, Prabowo Siapkan 'Element of Surprise' untuk Masyarakat Indonesia Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/foc
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pemerintahan Indonesia menjanjikan hari yang spesial dari biasanya dalam peringatan dari Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di 17 Agustus 2026. Presiden Prabowo Subianto disebut menyiapkan sejumlah kejutan atau element of surprise yang baru akan diumumkan mendekati hari pelaksanaan.

        Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan persiapan perayaan kemerdekaan terus dimatangkan melalui serangkaian rapat koordinasi. Seluruh konsep acara masih disusun agar peringatan kemerdekaan kali ini terasa lebih meriah dan melibatkan lebih banyak masyarakat.

        Baca Juga: Klaim Indonesia Kembali Ditekan-tekan Asing, Prabowo: Kita Disebut Bakal Ditinggalkan Investor

        "17-an baru mulai persiapan, jadi beberapa kali kami sudah melakukan rapat koordinasi," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

        Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya konser musik atau hiburan lain dalam rangkaian perayaan, ia memilih belum mengungkapkan detailnya.

        "Mohon bersabar, ditunggu dulu biar ada element of surprise-nya," ujarnya.

        Selain menyiapkan kejutan, pemerintah juga menghadirkan pendekatan baru dalam proses penentuan logo resmi HUT RI. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, masyarakat dilibatkan secara langsung untuk memilih desain yang akhirnya ditetapkan sebagai logo resmi peringatan kemerdekaan ke-81.

        "Saya kira prosesnya tahun ini ada perbedaan sedikit karena dalam penentuannya kita melibatkan partisipasi masyarakat, partisipasi publik untuk bersama-sama memilih mana logo yang nantinya akan secara resmi kita pakai," jelas Prasetyo.

        Pemerintah juga ingin memperluas keterlibatan masyarakat dalam perayaan kemerdekaan, termasuk memberikan ruang lebih besar kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

        Menurut Prasetyo, pemerintah tengah mengevaluasi skema agar pelaku usaha mikro yang terlibat tidak hanya berasal dari binaan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Konsep acara pun dirancang tidak hanya berpusat di lingkungan istana sehingga lebih banyak masyarakat dapat ikut menikmati suasana peringatan kemerdekaan.

        "Belum, itu nanti sesuai dengan jumlah tamu yang mau kita undang kalau kita bicaranya di lingkungan di Istana. Karena dalam konsep yang kita diskusikan, perayaan kemerdekaan tidak harus selalu hanya yang ada di Istana. Jadi kita sedang berpikir sebanyak mungkin masyarakat kita ikut menikmati," tuturnya.

        Baca Juga: Alumni UGM: Kami Tak Pernah Lihat Jokowi Ikut Satu Kali Pun Acara Dies Natalis

        Dengan konsep yang masih dirahasiakan dan adanya janji menghadirkan element of surprise, pemerintah berharap peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi seremoni kenegaraan, tetapi juga menjadi perayaan yang lebih dekat dengan masyarakat luas melalui berbagai aktivitas dan keterlibatan publik.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: