IKN Proyek Jokowi Kembali Tak Dilirik Prabowo, Jakarta Akan Menjadi Lokasi HUT Ke-81
Kredit Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto untuk sementara waktu sudah konkret soal lokasi peringatan dari Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Jakarta masih menjadi pilihannya ketimbang dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa lokasi pelaksanaan upacara peringatan kemerdekaan tahun ini masih akan digelar di Jakarta. IKN tidak dilirik untuk kedua kalinya, padahal merupakan proyek strategis dari era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Klaim Indonesia Kembali Ditekan-tekan Asing, Prabowo: Kita Disebut Bakal Ditinggalkan Investor
"Sementara masih di Jakarta," kata Prasetyo, dikutip Rabu (22/7/2026).
Pernyataan tersebut memperpanjang daftar agenda nasional yang belum dipindahkan ke IKN. Padahal Jokowi sebelumnya memproyeksikan proyeknya tersebut menjadi pusat pemerintahan baru sekaligus lokasi berbagai kegiatan kenegaraan.
Jakarta yang dipilih lagi sebagai pusat peringatan kemerdekaan kembali memunculkan perdebatan mengenai IKN. Proyek yang digadang-gadang akan menjadi pusat aktivitas nasional itu nyatakan sukar dilirik oleh Preside Prabowo.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Purbaya Yudhi Sadewa juga sempat menyebut sejumlah agenda besar seperti pusat finansial nasional berpotensi tidak digelar di IKN. Hal itu karena kondisi kawasan tersebut masih relatif sepi.
"Sampai sekarang saya belum tahu. (IKN?) Mungkin nggak, terlalu sepi di IKN," ujar Purbaya.
Adapun Prasetyo menjelaskan, pemerintah kini tengah mematangkan seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI. Berbagai rapat koordinasi telah dilakukan untuk memastikan seluruh agenda berjalan lancar.
Selain memastikan lokasi pelaksanaan, pemerintah juga menyiapkan sejumlah pembaruan dalam penyelenggaraan HUT RI ke-81. Salah satunya adalah penetapan logo resmi yang melibatkan partisipasi masyarakat.
Baca Juga: Kabar Terbaru dari Kasus Ijazah Jokowi: Strategi Roy Suryo Hancur Lebur di Depan Hakim
"Saya kira prosesnya tahun ini ada perbedaan sedikit karena dalam penentuannya kita melibatkan partisipasi masyarakat, partisipasi publik untuk bersama-sama memilih mana logo yang nantinya akan secara resmi kita pakai," jelasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar