- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Berakhir dengan GOTO, TAXI Siap Rangkul Taksi Listrik Vietnam Xanh SM
Kredit Foto: Istimewa
PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengungkapkan tengah membuka peluang kerja sama dengan Xanh SM, perusahaan penyedia layanan transportasi dan taksi listrik asal Vietnam. Hal itu dilakukan, setelah TAXI telah mengakhiri kerja sama dengan PT Rekan Anak Bangsa, yang merupakan entitas usaha dari Grup PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Direktur Utama TAXI, Johannes B.E. Triatmojo menjelaskan, komunikasi dengan Xanh SM masih berada pada tahap awal. Saat ini, kedua pihak masih melakukan penjajakan untuk mempelajari potensi kolaborasi, termasuk memahami model bisnis yang dijalankan oleh perusahaan asal Vietnam tersebut.
Karena prosesnya masih bersifat eksploratif, perseroan belum dapat mengungkapkan secara rinci bentuk kerja sama maupun rencana implementasinya.
"Pembahasan masih berada pada tahap awal sehingga perseroan belum dapat menyampaikan detail mengenai bentuk maupun pelaksanaan kerja sama tersebut," ujar Johannes dalam paparan publik yang disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi BEI, pada Kamis (23/7/2026).
Selain membahas peluang kolaborasi, TAXI juga memberikan penjelasan terkait berkurangnya jumlah armada operasional sekitar 30%.
"Penurunan tersebut terjadi karena berakhirnya kontrak kerja sama dengan PT Rekan Anak Bangsa (RAB), bukan akibat penurunan aktivitas usaha," ungkap dia.
Untuk menjaga kelangsungan operasional sekaligus melakukan peremajaan armada, kata dia, TAXI mengandalkan fasilitas pembiayaan dari perusahaan pembiayaan (leasing) guna mendukung pengadaan kendaraan operasional baru.
"Cicilan kepada lembaga pembiayaan dibayarkan setiap bulan, dengan sumber dana yang berasal dari setoran operasional para pengemudi sesuai mekanisme kerja sama yang diterapkan perusahaan," jelas dia.
Melihat kinerja keuangan perseroan, pendapatan TAXI mulai menunjukkan pertumbuhan signifikan pada kuartal I-2026. Pendapatan perseroan melonjak 239,6% menjadi Rp2,26 miliar, dibandingkan Rp668,09 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kronologi WNA Uzbekistan Tertipu Taksi Gelap di Bandara Soekarno-Hatta
Lonjakan pendapatan tersebut turut memperbaiki kinerja profitabilitas. Perseroan berhasil membukukan laba bruto sebesar Rp575,11 juta, berbalik dari rugi bruto Rp1 miliar pada kuartal I 2025.
Di sisi lain, TAXI masih mencatatkan rugi usaha sebesar Rp383,85 juta. Meski demikian, nilai kerugian tersebut menyusut 68,0% dibandingkan rugi usaha sebesar Rp1,20 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mencerminkan perbaikan kinerja operasional perseroan.
Sedangkan rugi bersih yang diatribusikan kepada pemilik induk mencapai Rp322,59 juta, turun 83,3% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,93 miliar.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: