Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        UMKM Opak Singkong Tangerang Modernisasi Produksi Lewat Dukungan PLN UIP JBB

        UMKM Opak Singkong Tangerang Modernisasi Produksi Lewat Dukungan PLN UIP JBB Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (PLN UIP JBB) memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis potensi lokal.

        Lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, perusahaan menyalurkan bantuan peralatan produksi serta pelatihan pengolahan opak singkong kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Opak Singkong di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/7/2026).

        Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas UMKM desa melalui modernisasi sarana produksi, peningkatan keterampilan pelaku usaha, serta penguatan daya saing produk lokal. Dengan memanfaatkan singkong sebagai komoditas yang telah menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat, PLN berharap usaha pengolahan opak mampu menghasilkan nilai tambah yang lebih besar dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

        Bantuan yang diberikan meliputi oven pengering, mesin parut singkong, kompor dua tungku, kukusan, alat sealer, serta berbagai peralatan pendukung lainnya. Kehadiran fasilitas produksi yang lebih modern diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan, menjaga kualitas produk, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi kelompok usaha.

        Tidak hanya memberikan bantuan peralatan, PLN UIP JBB juga menggelar pelatihan pengolahan opak singkong untuk meningkatkan kompetensi anggota KUBE, mulai dari proses produksi hingga pengemasan. Pelatihan menghadirkan Sri Lestari dari Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) sebagai narasumber, dengan dukungan Katim Kerja Penyuluhan Kabupaten Tangerang, Liswan Nurjaman.

        Kepala Desa Sodong, Dony Bambang Priyangga, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, bantuan peralatan dan peningkatan kapasitas menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperkuat perekonomian desa.

        "Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP JBB atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Desa Sodong. Bantuan peralatan produksi dan pelatihan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Usaha Bersama Opak Singkong agar mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus memperkuat perekonomian desa," ujar Dony.

        Sementara itu, Liswan Nurjaman menilai kolaborasi antara perusahaan, pemerintah desa, dan penyuluh menjadi kunci dalam menciptakan UMKM yang berkelanjutan. Menurutnya, bantuan tidak hanya berhenti pada penyediaan peralatan, tetapi juga harus diikuti dengan pendampingan agar pelaku usaha mampu meningkatkan produktivitas, menjaga mutu produk, dan memperluas akses pemasaran.

        Sri Lestari menambahkan bahwa pemanfaatan teknologi produksi harus diimbangi dengan peningkatan keterampilan pelaku usaha. Ia menjelaskan pelatihan difokuskan pada praktik pengolahan yang baik, mulai dari pemilihan bahan baku, proses produksi yang higienis, teknik pengeringan, hingga pengemasan yang menarik agar produk memiliki daya saing dan nilai jual yang lebih tinggi.

        Baca Juga: Pembiayaan Samir Tembus Rp2,3 Triliun, Tumbuh 84% Berkat Ekspansi UMKM

        General Manager PLN UIP JBB Yasir mengatakan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.

        Menurutnya, PLN tidak hanya berperan dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga berupaya mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat. Melalui pengembangan usaha seperti KUBE Opak Singkong, perusahaan berharap dapat menciptakan usaha yang lebih produktif, membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Bagikan Artikel: