Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Diusir Asosiasi Sepak Bola Korea

        Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Diusir Asosiasi Sepak Bola Korea Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pelatih kepala Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menghadapi badai kontroversi setelah dijatuhi sanksi disiplin berat oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA). Meski terancam kehilangan hak beraktivitas di dunia sepak bola Korea Selatan hingga 10 tahun bahkan berpotensi mendapat pengusiran permanen, mantan pelatih Timnas Indonesia itu tetap menjalankan tugasnya bersama Persija Jakarta.

        Keputusan tersebut diambil melalui rapat Komite Fair Play KFA pada awal Juli 2026, menyusul rekomendasi dari Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan.

        Sanksi dijatuhkan setelah muncul serangkaian kontroversi selama Shin Tae-yong menangani Ulsan HD dalam periode 65 hari. Kasus yang menjadi dasar hukuman mencakup perselisihan dengan pemain, dugaan tindakan penyerangan, hingga aktivitas bermain golf ketika tim sedang menjalani laga tandang.

        Di tengah beratnya hukuman tersebut, posisi Shin Tae-yong di Persija Jakarta tidak langsung terdampak. Media Korea Selatan, Channel A, melaporkan bahwa larangan mengikuti seluruh aktivitas sepak bola hanya berlaku secara teritorial di Korea Selatan sejak tanggal pemberitahuan. Dengan demikian, sanksi itu tidak otomatis membatalkan kontrak tiga tahun yang telah diteken Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta sejak Juni 2026.

        PSSI juga dilaporkan telah menyampaikan hasil keputusan disiplin tersebut kepada Shin Tae-yong yang kini berada di Indonesia.

        Menanggapi hukuman yang diterimanya, Shin Tae-yong mengaku merasa terdapat banyak hal yang tidak adil dalam proses tersebut. Namun, ia memilih untuk tidak mengungkapkan seluruh versinya kepada publik.

        "Ada banyak aspek yang menurut saya tidak adil, dan saya ingin mengungkapkan kebenaran, tetapi murid-murid saya bisa terluka jika saya berbicara, dan suasana sepak bola domestik tidak baik," kata Shin Tae-yong.

        Baca Juga: Lamine Yamal Paling Berharga, Ini Deretan Pemain Sepak Bola dengan Valuasi Nilai Paling Mahal

        Ia menambahkan memilih menanggung persoalan tersebut seorang diri. Meski demikian, Shin Tae-yong menyatakan masih mempertimbangkan kemungkinan mengajukan banding atas sanksi yang dijatuhkan KFA.

        Hingga kini, manajemen Persija Jakarta belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait status pelatih asal Korea Selatan tersebut. Di tengah polemik yang berkembang di negaranya, Shin Tae-yong tetap memimpin sesi latihan harian Persija Jakarta sebagai persiapan menghadapi ajang Piala Presiden 2026.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Amry Nur Hidayat
        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: