Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Perkuat Ekosistem Bisnis F&B Indonesia, Polaris Mixologist Competition 2026 jadi Arena Adu Kemampuan Para Mixologist

        Perkuat Ekosistem Bisnis F&B Indonesia, Polaris Mixologist Competition 2026 jadi Arena Adu Kemampuan Para Mixologist Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pertumbuhan industri makanan dan minuman (F&B) yang terus berkembang mendorong kebutuhan akan inovasi produk dan kreativitas pelaku usaha. Menangkap peluang tersebut, Polaris kembali menggelar Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3 sebagai ajang pencarian talenta sekaligus mendorong lahirnya kreasi minuman berbasis kekayaan cita rasa Nusantara.

        Mengusung tema "Spark the Moment", kompetisi tahun ini hadir dengan skala yang lebih besar dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Tak hanya menjadi arena adu kemampuan para mixologist, ajang ini juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri F&B, hospitality, hingga sektor pariwisata Indonesia.

        Deputy Managing Director Cosmetics, Consumer & Health Care PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, mengatakan tren konsumsi minuman kini telah bergeser. Minuman tidak lagi hanya berfungsi sebagai pelepas dahaga, tetapi telah menjadi bagian dari pengalaman konsumen saat menikmati berbagai aktivitas, mulai dari bersantai di kafe, bersantap di restoran, hingga berwisata.

        "Melalui Polaris Mixologist Competition 2026 Season 3, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar kompetisi. Ini adalah platform kolaborasi yang mempertemukan talenta, pelaku industri, dan brand untuk melahirkan inovasi minuman yang relevan dengan tren konsumen sekaligus mengangkat kekayaan cita rasa lokal Indonesia," ujar Winny dalam keterangannya.

        Menurut Winny, kompetisi yang memasuki tahun ketiga penyelenggaraan ini diawali dengan babak eliminasi di Jakarta dan Bali. Ratusan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Maluku, ikut ambil bagian dalam seleksi tersebut.

        Sebanyak enam finalis terbaik kemudian melaju ke Grand Final yang digelar di Bali pada Kamis (23/7/2026). Mereka adalah Deden Supriyatna, Rexi Renaldy Lotong, Reza Nanda Firmansyah, I Kadek Buwana, I Dewa Gede Pradana Adiputra, dan I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara.

        Pada babak puncak bertema "Spark of Nusantara", para finalis ditantang menciptakan minuman yang memadukan beragam bahan lokal Indonesia dengan produk Polaris. Penilaian dilakukan berdasarkan teknik, kreativitas, cita rasa, presentasi, hingga kemampuan peserta membangun cerita (storytelling) di balik racikan minuman yang disajikan.

        Dewan juri yang dipimpin Arey Barker akhirnya menetapkan Deden Supriyatna sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih I Gusti Putu Ngurah Arjuna Bara, sementara Rexi Renaldy Lotong menempati peringkat ketiga.

        Para pemenang masing-masing memperoleh hadiah sebesar Rp25 juta untuk juara pertama, Rp10 juta bagi juara kedua, dan Rp7,5 juta untuk juara ketiga sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan kemampuan mereka.

        Arey Barker menilai kualitas peserta pada penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Menurutnya, banyak finalis berhasil mengeksplorasi bahan-bahan lokal menjadi minuman dengan karakter kuat dan teknik penyajian yang matang.

        Baca Juga: Rekomendasi Liburan ke Purwokerto? Jajal Pilihan Tempat dan Kuliner Ini

        "Banyak finalis berhasil mengolah kekayaan bahan lokal Indonesia menjadi kreasi minuman yang tidak hanya unggul dari sisi teknik, tetapi juga memiliki karakter, storytelling, dan cita rasa yang kuat. Ini membuktikan potensi talenta Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional," katanya.

        Selain kompetisi utama, Polaris juga menghadirkan Polaris People's Choice Award melalui tantangan di media sosial yang melibatkan 40 peserta terbaik dari babak eliminasi. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas keterlibatan komunitas sekaligus memberikan ruang apresiasi bagi kreativitas para peserta di luar arena kompetisi.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Amry Nur Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: