Kredit Foto: Instagram/Saleh Partaonan Daulay
Peta persaingan menuju Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 mulai memanas jauh sebelum masa kampanye dimulai. Terlebih setelah adanya rencana Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep maju sebagai calon anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah V.
Wakil Ketua Umum PAN Saleh Partaonan Daulay menilai kontestasi Pileg 2029, khususnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur, akan berlangsung jauh lebih sengit dibanding pemilu-pemilu sebelumnya.
"PAN menilai bahwa kontestasi pileg 2029 akan terjadi di banyak dapil. Namun, harus diakui, bahwa dapil di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur memiliki tingkat persaingan lebih ketat," kata Saleh.
Ia menambahkan, ketatnya persaingan di dua provinsi tersebut sebenarnya bukan hal baru. Namun, menurutnya, dinamika politik kini semakin kompleks dengan beragam isu dan narasi yang terus berkembang.
Baca Juga: Kaesang Mau Nyaleg, PSI Disentil: Isi Otaknya Cuma Kekuasaan, Gak Punya Nurani
"Sebetulnya bukan hanya sekarang, sejak dulu sudah begitu. Hanya saja, belakangan ini tingkat persaingannya makin terasa. Isu dan narasi yang diedarkan pun makin variatif," lanjutnya.
Meski demikian, Saleh menegaskan keputusan Kaesang maju dari Dapil Jawa Tengah V merupakan hak politik setiap warga negara. PAN, kata dia, siap menghadapi persaingan secara sehat dan sejauh ini belum melihat adanya dampak khusus dari deklarasi tersebut.
"Bagi PAN, pilihan Kaesang maju di dapil itu adalah hak politik. Selama tidak ada ketentuan yang dilanggar, PAN akan siap berkompetisi secara sehat. Sejauh ini, semua berjalan normal saja," ucapnya.
Menurut Saleh, keputusan Kaesang tentu telah melalui berbagai pertimbangan sebelum akhirnya memilih Dapil Jawa Tengah V sebagai arena pertarungannya. Terlebih, daerah pemilihan tersebut dihuni sejumlah tokoh politik nasional, termasuk Ketua DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Puan Maharani.
"Saya kira kalau Kaesang menyebut mau maju di dapil Mbak Puan, itu bagian dari deklarasi persiapan dan kesiapannya. Mungkin sudah dihitung dari banyak aspek. Kalau maju dari situ, sudah sangat yakin akan lolos bersaing dengan caleg-caleg partai lain," sambungnya.
Baca Juga: Sosok Ini Ngaku Tahu Pembuat Ijazah Jokowi: 1000% Palsu Dibikin Tahun 2012
Saleh juga menilai pilihan Kaesang cukup masuk akal mengingat putra bungsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu memiliki kedekatan dengan Kota Solo yang berada di wilayah dapil tersebut.
"Kaesang itu orang Solo. Banyak kenal orang di sana. Orang tuanya juga pernah jadi wali kota di situ. Wajarlah kalau nanti mau maju dari dapil itu," sebutnya.
Lebih lanjut, Saleh berpandangan hampir semua partai politik kemungkinan sudah mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029, termasuk menentukan daerah pemilihan bagi para calon legislatif unggulannya.
"Bisa juga, jauh hari sudah menyusun dapil-dapil. Tujuannya untuk persiapan sejak dini. Pada masanya nanti, semua diharapkan dapat menerima keputusan ini," tambah Saleh.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait: