Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Penjualan Naik 7,05%, Unilever Indonesia (UNVR) Raup Cuan Rp2,97 triliun

        Penjualan Naik 7,05%, Unilever Indonesia (UNVR) Raup Cuan Rp2,97 triliun Kredit Foto: Lestari Ningsih
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan pendapatan sebesar Rp16,89 triliun pada Januari–Juni 2026, naik 7,05% dibandingkan sebesar Rp15,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

        Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh segmen personal care yang membukukan penjualan Rp12,36 triliun, naik 8,07% dari Rp11,44 triliun pada semester I-2025. Sedangkan penjualan segmen makanan dan minuman juga meningkat 4,34% menjadi Rp4,53 triliun, dari sebelumnya Rp4,34 triliun.

        Di sisi lain, seiring meningkatnya aktivitas penjualan, beban pokok penjualan turut naik 10,52% menjadi Rp9,02 triliun, dibandingkan Rp8,16 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

        Meski demikian, Unilever tetap mampu mencatatkan peningkatan profitabilitas. Laba dari operasi yang dilanjutkan tumbuh 10,23% menjadi Rp2,1 triliun, dari Rp1,88 triliun pada semester I-2025. Sementara, laba bersih Unilever Indonesia sentuh Rp2,97 triliun tumbuh 37,7% pada semester I-2026 dibandingkan Rp2,16 triliun pada semester I-2025.

        Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap mengatakan capaian tersebut mencerminkan hasil dari berbagai upaya perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis di tengah tantangan pasar.

        "Di tengah kondisi bisnis yang terus berubah dan berbagai investasi transformasi yang kami lakukan, kami tetap fokus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," kata dia dalam keterangan resminya, Selasa (28/7/2026).

        Dari sisi neraca, total aset Unilever tercatat Rp16,45 triliun hingga akhir Juni 2026, turun dari Rp20,01 triliun pada akhir 2025. Liabilitas juga menurun menjadi Rp13,43 triliun dari sebelumnya Rp15,54 triliun, sedangkan ekuitas tercatat sebesar Rp3,02 triliun.

        Baca Juga: Unilever Global Investasi Jumbo di KEK Sei Mangkei, Groundbreaking Bulan Depan

        Baca Juga: Laba Emiten Sawit Haji Isam PGUN Anjlok 46,72% pada Semester I-2026

        Ke depan, perseroan akan terus menjalankan strategi pertumbuhan melalui penguatan portofolio produk, optimalisasi saluran distribusi, serta peningkatan efisiensi operasional.

        Dia optimistis langkah tersebut akan semakin memperkuat fundamental bisnis Unilever di tengah kondisi pasar yang masih penuh tantangan.

        "Kami yakin dapat terus meningkatkan kinerja dengan didukung fundamental yang semakin kuat, portofolio merek yang solid, eksekusi pasar yang lebih efektif, serta fokus pada produktivitas," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Dian Ihsan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: