Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kepercayaan Konsumen Jadi Modal Air Minum Biru Raih Penghargaan

        Kepercayaan Konsumen Jadi Modal Air Minum Biru Raih Penghargaan Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Membawa tumbler untuk mengisi ulang air minum kini semakin lazim ditemui. Di berbagai gerai kopi, semakin banyak konsumen datang dengan wadah minum sendiri sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih ramah lingkungan, sekaligus untuk memperoleh potongan harga. Di rumah, penggunaan air minum isi ulang juga telah lama menjadi pilihan banyak keluarga. Praktik refill pun perlahan berkembang dari sekadar cara berhemat menjadi pilihan yang menggabungkan efisiensi pengeluaran dengan kepedulian terhadap lingkungan.

        Perubahan perilaku tersebut tidak terjadi tanpa alasan. Laporan NielsenIQ Indonesia Mid-Year Consumer Outlook menunjukkan konsumen Indonesia semakin berhati-hati dalam membelanjakan uang dan semakin berfokus pada value dalam setiap keputusan pembelian. Sementara itu, survei PwC Voice of the Consumer 2025 menunjukkan tekanan biaya hidup masih menjadi perhatian utama masyarakat Indonesia. Di saat yang sama, 62% konsumen Indonesia menyatakan peduli terhadap perubahan iklim dan 57% memilih produk dengan kemasan yang lebih ramah lingkungan.

        Kombinasi antara pertimbangan ekonomi dan kepedulian terhadap lingkungan tersebut mendorong konsumen mencari solusi yang mampu menjawab keduanya sekaligus. Dalam berbagai kategori produk, model isi ulang menjadi salah satu alternatif yang semakin relevan karena menawarkan efisiensi biaya tanpa mengorbankan manfaat yang diperoleh konsumen.

        Fenomena serupa juga terlihat pada kategori air minum. Sebagai kebutuhan yang dikonsumsi setiap hari, pilihan air minum turut memengaruhi pengeluaran rumah tangga dalam jangka panjang. Melalui model isi ulang, masyarakat dapat memperoleh air minum berkualitas dengan biaya yang lebih efisien sekaligus membantu mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

        Menurut Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., perubahan perilaku konsumen tersebut turut tercermin dalam hasil riset Top Brand.

        "Konsumen saat ini tidak lagi hanya mempertimbangkan harga atau popularitas sebuah merek. Mereka semakin memperhatikan manfaat yang diperoleh dalam jangka panjang dan bagaimana sebuah produk atau layanan dapat menjawab lebih dari satu kebutuhan sekaligus. Di banyak kategori, merek yang mampu menghadirkan value yang relevan bagi kehidupan konsumen memiliki peluang lebih besar untuk dipilih dan membangun loyalitas," ujarnya.

        Baca Juga: Kemendag dan Yayasan Jiva Perkuat Perlindungan Konsumen Air Isi Ulang

        Pandangan tersebut sejalan dengan pengalaman PT Biru Semesta Abadi (Air Minum Biru). Founder dan Direktur PT Biru Semesta Abadi, Yantje Wongso, mengatakan bahwa konsumen kini semakin mempertimbangkan kualitas, efisiensi, dan aspek keberlanjutan secara bersamaan dalam menentukan pilihan.

        "Dulu konsumen banyak memilih air minum isi ulang karena faktor harga. Kini pertimbangannya semakin berkembang. Mereka mencari kualitas yang terjaga, nilai ekonomi yang lebih baik, sekaligus pilihan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Konsumen tidak lagi ingin memilih antara hemat atau berkelanjutan. Mereka menginginkan keduanya. Kami melihat perubahan preferensi tersebut turut tercermin dari pertumbuhan pelanggan Air Minum Biru dari tahun ke tahun. Ini menjadi sinyal bahwa kepercayaan konsumen terhadap model air minum isi ulang yang berkualitas terus meningkat," kata Yantje.

        Selama lebih dari dua dekade, Air Minum Biru terus mengembangkan layanan air minum isi ulang dengan mengedepankan kualitas, kemudahan akses, dan keberlanjutan. Saat ini, Biru hadir melalui 838 depo yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dengan harga sekitar sepertiga dari air minum dalam kemasan (AMDK), Air Minum Biru menghadirkan air minum berkualitas dengan teknologi ozon serta mendorong penggunaan galon yang dapat digunakan berulang kali sebagai bagian dari upaya mengurangi sampah kemasan plastik.

        Meningkatnya kepercayaan konsumen tersebut turut tercermin dalam hasil riset Top Brand Award 2026, di mana Air Minum Biru kembali meraih penghargaan untuk kategori Air Minum Isi Ulang. Penghargaan yang diterima pada malam penganugerahan Top Brand Award 2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, menjadi cerminan kuatnya posisi Biru di mata konsumen berdasarkan tiga indikator utama, yakni Mind Share, Market Share, dan Commitment Share.

        Bagi Yantje, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan terhadap merek, tetapi juga menjadi refleksi atas semakin diterimanya konsep air minum isi ulang sebagai solusi yang relevan bagi masyarakat.

        "Kami bersyukur kembali memperoleh kepercayaan melalui Top Brand Award 2026. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas layanan dan berinovasi mengikuti kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Kami percaya, ketika masyarakat semakin mencari solusi yang mampu menghadirkan kualitas, efisiensi biaya, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam satu pilihan, maka model air minum isi ulang akan semakin relevan di masa mendatang," tutup Yantje.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Istihanah
        Editor: Istihanah

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: