Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        HUMI Bagi Dividen di Tengah Ekspansi, Tambah 6 Armada Baru pada 2025

        HUMI Bagi Dividen di Tengah Ekspansi, Tambah 6 Armada Baru pada 2025 Kredit Foto: HUMI
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp3 miliar kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut diambil di tengah langkah perseroan menggenjot investasi strategis melalui penambahan armada dan penguatan kapasitas operasional guna menangkap peluang pertumbuhan di sektor logistik maritim dan energi.

        Keputusan pembagian dividen tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Bersamaan dengan itu, perseroan menegaskan bahwa sepanjang 2025 fokus utama diarahkan pada pembangunan fondasi bisnis jangka panjang melalui investasi pada aset produktif.

        Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk Ari Askhara mengatakan, pembagian dividen mencerminkan keseimbangan antara pemberian imbal hasil kepada investor dan penguatan kapasitas usaha.

        “Pembagian dividen merupakan bentuk apresiasi kepada para pemegang saham atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Perseroan. Namun di saat yang sama, kami juga memastikan bahwa sebagian besar sumber daya perusahaan diarahkan untuk memperkuat kapasitas usaha. Kami percaya investasi yang dilakukan hari ini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan dan penciptaan nilai pada tahun-tahun mendatang,” ujar Ari.

        Sepanjang 2025, HUMI menambah enam unit armada baru untuk meningkatkan kapasitas operasional sekaligus memperluas layanan logistik maritim, terutama pada sektor energi.

        Investasi tersebut mendorong total aset perseroan meningkat 15,18% menjadi USD346,16 juta dibandingkan USD300,53 juta pada 2024. Kenaikan aset tersebut menjadi salah satu indikator ekspansi yang dilakukan perusahaan untuk memperbesar skala usaha sekaligus memperkuat kemampuan operasional.

        Di sisi kinerja keuangan, HUMI membukukan pendapatan sebesar USD128,15 juta, meningkat tipis dibandingkan USD127,68 juta pada tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatatkan laba bersih sebesar USD3,21 juta.

        Menurut Ari, capaian laba bersih tersebut perlu dilihat dalam konteks siklus investasi yang sedang dijalankan perusahaan. Penambahan armada baru meningkatkan beban depresiasi, biaya pendanaan, dan investasi, sehingga memengaruhi laba jangka pendek.

        “Kami melihat tahun 2025 sebagai tahun membangun fondasi. Penambahan armada dan investasi produktif memang meningkatkan beban akuntansi pada jangka pendek, namun di sisi lain memperbesar kapasitas operasional, memperluas peluang pasar, dan memperkuat kemampuan Perseroan menghasilkan pendapatan yang lebih besar di masa mendatang,” katanya.

        Selain ekspansi armada, HUMI juga memperkuat fondasi bisnis melalui peningkatan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG) dan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

        Sepanjang tahun lalu, perseroan menyempurnakan Corporate Governance Code, memperkuat kebijakan dan prosedur ESG, menetapkan target kinerja keberlanjutan, serta mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam proses pengambilan keputusan. Langkah tersebut ditujukan untuk menjaga pertumbuhan bisnis tetap berjalan secara disiplin dan berkelanjutan.

        Di bidang sumber daya manusia, HUMI juga mencatat peningkatan keberagaman tenaga kerja. Proporsi karyawan perempuan mencapai 40,85%, sementara jumlah awak kapal perempuan meningkat 49,01% dibandingkan tahun sebelumnya.

        Ke depan, HUMI menetapkan empat fokus utama untuk mendorong pertumbuhan bisnis, yakni memperkuat kapasitas operasional, melakukan diversifikasi portofolio usaha, mengoptimalkan peluang dari transisi energi, serta mempercepat penguatan tata kelola, inovasi, dan digitalisasi.

        Baca Juga: BRI Tebar Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham

        Baca Juga: Harita Nickel (NCKL) Bagikan Dividen Rp2,7 Triliun, Pemegang Saham Kantongi Rp42,64 per Saham

        Melalui strategi tersebut, perseroan menargetkan peningkatan utilisasi armada, perluasan sumber pendapatan, penguatan arus kas operasional, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.

        “Kami tidak hanya membangun perusahaan yang lebih besar, tetapi juga perusahaan yang lebih tangguh. Pembagian dividen mencerminkan komitmen kami kepada pemegang saham, sementara investasi strategis yang dilakukan sepanjang tahun 2025 merupakan investasi untuk masa depan. Dengan kapasitas yang semakin kuat dan tata kelola yang semakin baik, kami optimistis HUMI berada pada posisi yang tepat untuk menangkap peluang pertumbuhan industri maritim dan energi dalam jangka panjang,” tutup Ari.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Annisa Nurfitri
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: