Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harita Nickel (NCKL) Bagikan Dividen Rp2,7 Triliun, Pemegang Saham Kantongi Rp42,64 per Saham

Harita Nickel (NCKL) Bagikan Dividen Rp2,7 Triliun, Pemegang Saham Kantongi Rp42,64 per Saham Kredit Foto: NCKL
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel membagikan dividen tunai sebesar sekitar Rp2,7 triliun dari laba tahun buku 2025 setelah mendapat persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Selasa (30/6).

Berdasarkan data Stockbit, nilai dividen tersebut setara dengan dividend payout ratio sekitar 30%, sama seperti tahun sebelumnya. Jumlah itu mengindikasikan dividen sebesar Rp42,64 per saham dengan estimasi dividend yield sekitar 5,3% mengacu pada harga saham NCKL di level Rp800 per saham pada perdagangan intraday Selasa (30/6). Hingga RUPST berlangsung, perseroan belum mengumumkan jadwal cum date maupun tanggal pembayaran dividen.

Selain menyetujui penggunaan laba untuk pembagian dividen, pemegang saham juga mengesahkan seluruh mata acara RUPST, meliputi Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan Tahun Buku 2025, penunjukan akuntan publik, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, kelanjutan program pembelian kembali saham (buyback), serta laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO).

Corporate Secretary Harita Nickel Rafika Fazrin mengatakan persetujuan seluruh agenda RUPST mencerminkan dukungan pemegang saham terhadap strategi jangka panjang perusahaan.

“Persetujuan para pemegang saham atas seluruh mata acara RUPST mencerminkan dukungan terhadap arah strategis perusahaan. Kepercayaan ini menjadi modal penting bagi Harita Nickel untuk terus menjalankan agenda korporasi secara disiplin, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Rafika, dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (30/6/2026). 

Dalam Public Expose yang digelar setelah RUPST, perseroan menyampaikan fokus bisnis pada penguatan fundamental operasional di tengah dinamika industri nikel global. Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan efisiensi, menjaga keandalan pasokan, serta mengoptimalkan rantai nilai nikel terintegrasi.

Perseroan juga melanjutkan penyelesaian proyek-proyek strategis, mengoptimalkan fasilitas produksi yang telah beroperasi, serta mengembangkan fasilitas produksi kapur tohor untuk mendukung integrasi rantai nilai dan efisiensi operasional jangka panjang.

Di sisi keberlanjutan, Harita Nickel menyatakan terus mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance(ESG) dalam kegiatan usaha melalui praktik pertambangan dan pengolahan yang bertanggung jawab, penguatan tata kelola dan manajemen risiko, serta peningkatan transparansi.

Selain itu, perseroan melanjutkan berbagai program dekarbonisasi, pengelolaan lingkungan terpadu, penguatan tata kelola rantai pasok, perlindungan keanekaragaman hayati, serta program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang mencakup sektor pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi lokal, dan pembangunan infrastruktur di sekitar wilayah operasional.

Baca Juga: GOTO, NCKL, DOID, dan CNMA Resmi Keluar dari FTSE Russell, Begini Gerak Sahamnya

Baca Juga: DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Siapkan Ekspansi Nasional

Rafika mengatakan perusahaan akan tetap berfokus pada efisiensi operasional, penguatan implementasi ESG, dan optimalisasi rantai nilai nikel terintegrasi.

“Harita Nickel akan terus bertumbuh secara disiplin dengan mengedepankan keseimbangan antara kinerja bisnis, tanggung jawab sosial, dan pengelolaan lingkungan. Kami percaya fondasi yang kuat hari ini akan menjadi modal penting untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan,” tutup Rafika.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: