Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan sejumlah saham yang sebelumnya dikenai penghentian sementara. Salah satunya adalah saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) yang kembali diperdagangkan mulai sesi I Selasa, 6 Januari 2026.
“Menunjuk Pengumuman Bursa Peng-SPT-00436/BEI.WAS/12-2025 tanggal 17 Desember 2025, perihal Penghentian Sementara Perdagangan (Suspensi) Saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dan berdasarkan penilaian Bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Esta Multi Usaha Tbk (ESTA) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 6 Januari 2026,” kata BEI.
Sebelum disuspensi, saham ESTA menutup perdagangan dengan lonjakan 24,69% ke level Rp404. Kinerjanya terbilang agresif, setelah melesat 66,94% dalam sepekan dan melonjak 87,04% dalam sebulan terakhir. Namun, usai suspensi dicabut, pergerakan saham ini justru berbalik arah. Pada perdagangan Selasa (6/1), ESTA terpantau turun 9,90% ke Rp364.
Baca Juga: Bursa Gembok Sementara Perdagangan Saham FIRE dan PKPK
Selain ESTA, sejumlah saham lain juga kembali diperdagangkan setelah lepas dari suspensi. Saham PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) sebelumnya ditutup menguat 9,71% ke Rp113, dengan kenaikan 43,04% dalam sepekan dan bahkan melesat 527,78% dalam sebulan. Setelah dibuka kembali, saham ini melanjutkan penguatan dengan naik 9,73% ke Rp124.
PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) juga kembali aktif setelah sebelumnya ditutup melonjak 24,81% ke Rp322 dan mencatat kenaikan bulanan 37,61%. Pada perdagangan pagi ini, saham HUMI masih melaju dengan penguatan 11,28% ke Rp358.
Pergerakan positif turut ditunjukkan PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI). Saham ini sebelumnya ditutup naik 9,43% ke Rp116, dengan kenaikan 43,21% dalam sepekan dan 157,78% dalam sebulan. Setelah suspensi dibuka, CANI kembali menguat 9,48% ke Rp127.
Baca Juga: Entitas Anak Emtek Lanjut Serok Saham SUPA, Rogoh Rp25,76 Miliar
Saham PT Soechi Lines Tbk (SOCI) juga mencuri perhatian. Sebelum suspensi, saham ini ditutup menguat 16,47% ke Rp580, setelah melonjak 135,77% sepanjang sebulan terakhir. Pada perdagangan lanjutan, SOCI masih bergerak naik tipis 2,59% ke Rp595.
Berbeda dengan beberapa saham lainnya, PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) justru terkoreksi. Saham YELO sebelumnya ditutup menguat 17,19% ke Rp150, dengan kenaikan 28,21% dalam sepekan dan 117,39% dalam sebulan. Setelah suspensi dicabut, saham ini turun 10% ke Rp135.
PT Intraco Penta Tbk (INTA) juga kembali diperdagangkan dengan catatan kinerja impresif. Saham INTA sebelumnya ditutup di level Rp115, setelah menguat 30,68% dalam sepekan dan melonjak 187,50% dalam sebulan. Saat ini, saham tersebut masih melanjutkan penguatan 9,57% ke Rp126.
Terakhir, saham PT Logindo Samudramakmur Tbk (LEAD) sebelumnya ditutup melonjak 33,77% ke Rp206, dengan kenaikan fantastis 139,53% dalam sepekan. Setelah suspensi dicabut, saham emiten pelayaran ini kembali bergerak naik 10,68% ke Rp228.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri
Tag Terkait:
Advertisement