Askrindo Perkuat Strategi Digital Usai Dinobatkan sebagai Market Leader 2026
Kredit Foto: Askrindo
PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo kembali dinobatkan sebagai Market Leader Asuransi Umum Nasional 2026 pada ajang Insurance Market Leaders Award 2026. Pengakuan tersebut diberikan berdasarkan hasil riset Media Asuransi yang menggunakan laporan keuangan 2025 (unaudited) serta data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan premi bruto sebagai salah satu indikator utama penilaian perusahaan asuransi umum.
Penghargaan tersebut mencerminkan posisi Askrindo di tengah persaingan industri asuransi umum nasional, sekaligus menjadi indikator atas kinerja operasional dan strategi bisnis perusahaan sepanjang 2025.
Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto mengatakan capaian tersebut didukung oleh pengelolaan bisnis yang berfokus pada efisiensi operasional serta penerapan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance/GCG).
“Penghargaan ini merupakan sebuah kehormatan sekaligus bukti nyata atas komitmen dan kerja keras seluruh insan Askrindo dalam menghadirkan solusi pelindungan yang tepercaya. Pencapaian ini tidak lepas dari strategi bisnis yang tepat sasaran serta penerapan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) yang transparan dan akuntabel. Askrindo yakin bahwa tata kelola yang kuat dan efisiensi operasional adalah kunci utama menjaga daya saing serta kepercayaan nasabah dan regulator di industri asuransi,” ujar Budhi.
Ajang Insurance Market Leaders Award 2026 diikuti perusahaan asuransi umum, asuransi jiwa, hingga perusahaan pialang asuransi. Penilaian dilakukan melalui riset tahunan Media Asuransi yang telah berlangsung sejak 2015 untuk memetakan perusahaan-perusahaan dengan kinerja terdepan di industri.
Selain mengandalkan kinerja operasional, Askrindo menyatakan akan melanjutkan strategi pertumbuhan melalui diversifikasi produk, penguatan layanan digital, serta peningkatan manajemen risiko di seluruh lini bisnis.
Menurut Budhi, langkah tersebut diarahkan untuk memperluas penetrasi pasar sekaligus meningkatkan akses perlindungan asuransi bagi segmen usaha produktif, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Ke depan Askrindo akan terus mempertajam strategi pertumbuhan yang berfokus pada diversifikasi produk, modernisasi ekosistem digital, serta penguatan manajemen risiko di setiap lini bisnis. Langkah ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memperluas jangkauan perlindungan hingga ke sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Produk Asuransi Mikro Usahaku, Asuransi Mikro Rumahku, dan Asuransi Mikro Bahari demi mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Askrindo juga menargetkan peningkatan kualitas layanan digital sebagai bagian dari transformasi perusahaan. Di sisi internal, perusahaan akan memperkuat tata kelola dan memperluas sinergi dengan ekosistem BUMN maupun sektor perbankan untuk meningkatkan efektivitas layanan dan memperluas jangkauan bisnis.
Baca Juga: Askrindo Perluas Asuransi Nelayan di Sorong, Sasar Sektor Perikanan yang Terus Tumbuh
Baca Juga: Askrindo dan APINDO Kaltara Kolaborasi Dukung Ekosistem Investasi
Budhi menilai penguatan digitalisasi, tata kelola, dan kolaborasi antarlembaga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mempertahankan daya saing di tengah perkembangan industri asuransi yang semakin kompetitif.
“Kami optimistis Askrindo dapat terus memperkuat perannya sebagai market leader sekaligus pendorong inklusi keuangan nasional,” ujarnya.
Penguatan bisnis pada segmen UMKM dan digitalisasi dinilai menjadi salah satu fokus utama Askrindo di tengah upaya memperluas penetrasi industri asuransi nasional. Strategi tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan akses perlindungan asuransi bagi masyarakat dan pelaku usaha sekaligus memperkuat kontribusi sektor asuransi terhadap perekonomian.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: