Kredit Foto: Ilham Nurul Karim
Honda akhirnya resmi memperkenalkan mobil listrik massal pertamanya untuk pasar Indonesia, Honda Super One, dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di ICE BSD City, Tangerang. Model ini menjadi langkah baru bagi Honda setelah sebelumnya hanya menawarkan kendaraan listrik untuk konsumen fleet melalui skema sewa.
Presiden Direktur PT Honda Prospect Motor (HPM), Masanao Kataoka, mengatakan kehadiran Super One menjadi penanda arah baru perusahaan dalam menghadirkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
"Ini bukan sekadar peluncuran sebuah mobil, ini adalah pernyataan tentang arah masa depan Honda. Inilah Honda Super One," ujar Kataoka Tangerang, Rabu (29/7/2026).
Honda Super One hadir sebagai hatchback listrik berukuran ringkas untuk penggunaan perkotaan. Mobil ini dibekali motor listrik bertenaga sekitar 100 kW atau setara 134 dk dengan torsi 310 Nm, serta baterai berkapasitas 57,7 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 500 kilometer berdasarkan standar CLTC. Di Indonesia, Super One hadir dengan konfigurasi lima penumpang.
Meski telah resmi diperkenalkan, Honda belum mengumumkan harga jual Super One. PT HPM memastikan banderol resmi mobil listrik tersebut baru akan diumumkan pada 5 Agustus 2026.
Baca Juga: Honda Super-ONE Debut di GIIAS 2026, Usung Konsep Mobil Listrik Fun to Drive
Sebagai gambaran, Honda Super One di pasar Jepang dipasarkan dengan harga sekitar Rp390 jutaan. Sementara itu, kendaraan yang diduga merupakan Super One juga telah tercantum dalam daftar Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta dengan kode JG6 A EV ZZE dan nilai jual sebesar Rp257 juta. Namun, angka NJKB bukanlah harga jual kepada konsumen karena belum memperhitungkan komponen seperti pajak dan bea balik nama.
Di sisi lain, minat masyarakat terhadap Super One disebut cukup tinggi. Bahkan sebelum peluncuran resmi, sejumlah dealer Honda telah menerima banyak pertanyaan dari calon konsumen yang ingin memesan mobil listrik tersebut, meski pemesanan resmi belum dibuka.
Honda juga mengonfirmasi bahwa ketersediaan Super One pada tahun ini masih terbatas. Sepanjang 2026, perusahaan hanya menyiapkan kuota sekitar 100 unit untuk pasar Indonesia.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Fajar Sulaiman