Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dedi Mulyadi Meminta Oknum Pegawai Dishub Bekasi Dipecat

        Dedi Mulyadi Meminta Oknum Pegawai Dishub Bekasi Dipecat Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Viral video yang memperlihatkan dugaan pemerasan oleh oknum anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi terhadap seorang sopir truk viral di media sosial. Peristiwa tersebut disebut terjadi di sekitar Pos Poncol, Margahayu, Bekasi Timur.

        Dalam rekaman yang beredar, seorang pria terlihat meminta pengembalian uang sebesar Rp1,7 juta yang diduga dipungut secara tidak resmi oleh sejumlah petugas Dishub. Sambil merekam kejadian, pria tersebut terus mendesak agar uang yang telah diserahkan segera dikembalikan.

        Sementara itu, sejumlah petugas Dishub yang berada di lokasi tampak enggan memberikan penjelasan dan berusaha menghindari sorotan kamera.

        Kasus tersebut memicu perhatian publik. Sejumlah pihak mendesak Pemerintah Kota Bekasi dan kepolisian untuk segera menyelidiki dugaan pungutan liar tersebut serta memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terlibat.

        Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut menyoroti peristiwa tersebut. Ia mengaku kecewa dengan dugaan tindakan pemerasan yang dilakukan oleh oknum petugas Dishub Kota Bekasi.

        "Saya sangat kecewa dengan perilaku oknum aparat Dishub Kota Bekasi yang melakukan tindakan pungli dan pemerasan terhadap para sopir," kata Dedi dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Sabtu (1/8/2026).

        Dedi mengaku telah berkoordinasi dengan Wali Kota Bekasi untuk membahas dugaan pelanggaran yang dilakukan pegawai tersebut.

        "Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali Kota Bekasi untuk dilakukan tindakan tegas dengan memberhentikan atau memecat mereka secara tidak hormat," ujarnya.

        Ia berharap kejadian serupa tidak kembali terulang dan meminta seluruh aparatur yang mengenakan seragam instansi pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

        "Bukan mempersulit dan memeras masyarakat," tegasnya.

        Hingga kini, Pemerintah Kota Bekasi dan Dinas Perhubungan Kota Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pemerasan tersebut.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ferry Hidayat
        Editor: Ferry Hidayat

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: