Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Safari Politik Kesana-sini, Jokowi Tengah Bekerja Keras Demi Gibran Kembali Dilirik Prabowo

        Safari Politik Kesana-sini, Jokowi Tengah Bekerja Keras Demi Gibran Kembali Dilirik Prabowo Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Langkah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi sorotan karena adanya kecurigaan bahwa langkah mantan presiden itu memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia disebut-sebut tengah berjuangan agar anaknya kembali dilirik oleh Presiden Prabowo Subianto.

        Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, Jokowi sedang bekerja keras menjaga peluang dari Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2029. Politikus itu ingin mempertahankan relevansi politik keluarga sekaligus membuka peluang anaknya kembali masuk dalam bursa calon wakil presiden.

        Baca Juga: Soal Kabinet Bayangan Era Prabowo, Mahfud MD: Tak Dikenal Secara Konstitusi, Tapi Tidak Dilarang

        "Upaya Jokowi agar anaknya terus relevan. Supaya Gibran kembali menjadi wakil presiden dari Prabowo. Sehingga eksistensi dan kekuatan politik dia di masa yang akan datang terus diperhitungkan," kata Adi melalui kanal YouTube Adiprayitnoofficial, dikutip Senin (3/8/2026).

        Menurutnya, peluang tersebut tetap terbuka apabila politikus muda itu mampu mempertahankan daya tarik politiknya hingga menjelang Pilpres 2029. Keberhasilan Partai Solidaritas Indonesia pada pemilu nanti juga akan menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi tawar dari Gibran.

        Ia menilai politikus muda itu berpotensi kembali menjadi calon wakil presiden, baik mendampingi presiden saat ini apabila kembali maju, maupun berpasangan dengan tokoh politik lainnya. Karena itu, Jokowi dinilai terus aktif melakukan konsolidasi politik agar pengaruhnya tidak memudar setelah mengakhiri masa jabatannya sebagai presiden.

        "Itulah yang ingin ditunjukkan Jokowi. Dirinya tetap relevan dalam konteks politik nasional," pungkas Adi.

        Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) memberikan wejangan sekaligus peringatan untuk Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menekankan pentingnya partai tersebut untuk "napak tanah" alias menjaga kedekatan dengan masyarakat sebagai fondasi utama dalam membangun kekuatan politik menuju Pemilu 2029.

        Jokowi menegaskan bahwa keberhasilan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi, tetapi juga oleh kemampuan setiap kader hadir secara konsisten di tengah kehidupan masyarakat.

        PSI menurutnya tidak boleh kehilangan orientasi terhadap kehidupan sehari-hari rakyat karena kedekatan tersebut merupakan modal politik yang tidak bisa digantikan.

        Baca Juga: Merasa Kena Gocek Naik-turun Dinamika Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Dunia Ini Panggung Sandiwara

        "Jangan sampai kita kehilangan daya pijak, yaitu dekat dengan kehidupan sehari-hari rakyat kita. Kita harus hadir secara konsisten. PSI harus mampu menghadirkan manfaat yang nyata yang bisa langsung dirasakan oleh rakyat," ujarnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Aldi Ginastiar
        Editor: Aldi Ginastiar

        Bagikan Artikel: