Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kabinet Bayangan Sindir Kabinet Gemuk: Cukup 15 Menteri Mumpuni

        Kabinet Bayangan Sindir Kabinet Gemuk: Cukup 15 Menteri Mumpuni Kredit Foto: Ist
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Kabinet Bayangan, Feri Amsari, menilai jumlah menteri yang ideal dalam kabinet bayangan cukup 15 orang dengan kapasitas yang benar-benar mumpuni. Menurutnya, inti dari gagasan ini bukan mempermasalahkan Presiden Prabowo Subianto, melainkan memastikan lingkaran terdekat presiden diisi oleh sosok yang tepat dan kompeten.

        Kabinet Bayangan sendiri digagas Koalisi Masyarakat Sipil sebagai oposisi substantif berbasis bukti. Inisiatif ini dipelopori oleh Feri Amsari bersama Ahmad Jilul QF, dengan membentuk 15 pos menteri bayangan yang diisi akademisi, aktivis, dan profesional independen.

        Feri menekankan, kabinet tidak perlu diisi ratusan orang, yang terpenting adalah kualitas. 

        "Kita mau kasih tahu, tidak perlu 110, 112 menteri, kita cukup 15 yang betul-betul bisa bekerja dan memberikan masukan kepada Presiden dengan segala keterbatasan Presiden mengungkapkan berbagai cara berpikirnya," ucapnya, dikutip dari YouTube Mahfud MD Official, Selasa (4/8).

        "Tentu kalau dia (Presiden) di-support oleh kabinet yang mumpuni itu akan jadi lebih baik. Jadi kalau Pak Presiden mampu bekerja lebih baik, kan untuk kita juga, jadi itu tujuannya," tegas Feri.

        Ia menambahkan, seorang menteri harus memiliki kompetensi nyata, bukan sekadar jabatan.

        Baca Juga: Kabinet Bayangan Siap Permalukan Menteri Tak Kompeten

        "Minimal dia betul-betul mampu menjelaskan gagasan dan kira-kira bagaimana mengimplementasikan gagasan. Kalau menurut kita dengan riwayatnya dan pengalamannya, mereka zaken di bidang masing-masing," jelasnya.

        Dengan format ini, Feri berharap kabinet bayangan dapat menjadi cermin sekaligus pengingat bahwa pemerintahan membutuhkan orang-orang yang benar-benar ahli agar Presiden bisa bekerja lebih efektif.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
        Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya

        Bagikan Artikel: