Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Feri Amsari Mengaku Sangat Takut ke Ormas GRIB: 'Mampu Enggak Negara Melindungi Saya?'

Feri Amsari Mengaku Sangat Takut ke Ormas GRIB: 'Mampu Enggak Negara Melindungi Saya?' Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pakar hukum tata negara Feri Amsari menyoroti keterlibatan ormas GRIB Jaya yang belakangan dikaitkan dengan aksi kekerasan hingga menyebabkan tewasnya warga bernama Bambang Setiawan dalam aksi demonstrasi 27 Agustus lalu.

Menurutnya, praktik ormas di Indonesia justru sangat terbuka dan dekat dengan kekuasaan, berbeda jauh dengan kejahatan terorganisir di Amerika Serikat yang sangat tertutup dan dibatasi undang-undang.

Dalam kuliahnya, Feri Amsari membandingkan perilaku ormas di tanah air dengan organisasi kejahatan terorganisir di Amerika.

"Sifat kejahatan terorganisir biasanya memiliki aturan internal yang ketat, kode etik sendiri, dan komunikasi yang sangat tertutup dengan orang-orang tertentu. Di Indonesia, justru sebaliknya: mereka terbuka, bahkan berani berfoto dengan Presiden dan diberi tugas khusus. Ini sangat disayangkan," kata Feri dalam materi kuliah onlinenya, dikutip dari akun Feri Amsari Official, Jumat (4/9/2026).

Sekretaris Kabinet Bayangan itu mempertanyakan mengapa organisasi yang diduga menjadi kedok kejahatan justru dipertahankan negara dan dibiarkan berbenturan dengan masyarakat, terutama bagi yang kritis kepada pemerintah.

Untuk itu, Feri mengaku merasa takut saat menyampaikan kritik kepada pemerintah.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat