Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Feri Amsari: Saya Tak Percaya Pak Prabowo Itu Betul-Betul Sosialisme, Yang Ada Malah Fasisme

Feri Amsari: Saya Tak Percaya Pak Prabowo Itu Betul-Betul Sosialisme, Yang Ada Malah Fasisme Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari melontarkan kritik tajam terhadap Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, sosok politikus itu tak mencerminkan sikap sosialisme, justru malah mendorong sikap fasisme di Indonesia.

Feri mengkritik pihak-pihak yang memiliki kecenderungan menganggap presiden saat ini sebagai sosok yang membawa gagasan sosialisme. Namun, Feri secara tegas menolak cara pandang tersebut.

Baca Juga: Cerita Anak Buah Prabowo Saat Jadi Oposisi Jokowi: Sakit Sekali Rasanya Ketika Hukum Menjadi Alat...

“Cuma memang gagasan punya kecenderungan sekarang menganggap pak presiden itu betul-betul sosialisme. Saya tidak percaya itu. Yang ada adalah fasisme,” kata Feri dalam diskusi yang beredar, dikutip Selasa (8/9/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah perdebatan mengenai program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP). Feri sebelumnya terlibat dalam perdebatan mengenai konsep dan pelaksanaan program koperasi yang menjadi salah satu agenda pemerintahan dari Prabowo. Ia berdebat soal hal itu dengan Rocky Gerung.

Menurut Feri, perbedaan pandangan politik merupakan sesuatu yang wajar. Ia tidak mempermasalahkan apabila tokoh yang sebelumnya memiliki sikap tertentu kemudian mengambil posisi berbeda terhadap kebijakan pemerintah.

“Apakah kami sedih abang-abangan aktivis kami membela itu seperti Bang Rocky? Enggak, ini biasa saja dalam berdebat,” ujarnya.

Namun, Feri tidak sependapat ketika program tersebut dikaitkan dengan gagasan sosialisme Prabowo. Ia justru mempertanyakan karakter kebijakan pemerintah apabila dilihat dari praktiknya.

Menurut Feri, penilaian terhadap sebuah pemerintahan tidak cukup hanya berdasarkan label atau istilah yang digunakan, tetapi juga perlu melihat bagaimana kekuasaan menjalankan kebijakan.

Feri juga menegaskan dirinya bukan pihak yang anti-koperasi. Ia mengatakan memiliki keterlibatan dalam koperasi pegawai dan memiliki rekan-rekan yang aktif dalam isu koperasi.

“Pada dasarnya kami pendukung koperasi. Saya terlibat dalam koperasi pegawai, teman-teman saya bergerak dalam isu koperasi. Jadi tidak mungkin kami anti-koperasi,” jelasnya.

Baca Juga: Pakar: Prabowo Saat Reshuffle Tak Perlu Memaksakan Bagi-Bagi Kursi, Semuanya Harus Happy

“Yang kami permasalahkan Koperasi Merah Putih dibangun di luar semangat demokrasi ekonomi konstitusional yang digagas oleh ibu bapak bangsa kita,” tegasnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar